Hits: Peneliti Temukan Covid-19 di Air Selokan, Kondisi Pasien Memburuk

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Sabtu, 11 April 2020 | 23:28 WIB
Hits: Peneliti Temukan Covid-19 di Air Selokan, Kondisi Pasien Memburuk
Ilustrasi peneliti kesehatan. (Shutterstock)

Suara.com - Hits: Peneliti Temukan virus di Air Selokan, Kondisi Pasien Memburuk

Virus corona atau Covid-19 disebut bisa bertahan di berbagai permukaan. Terbaru, peneliti juga menemukan virus yang seringkali mematikan itu di air selokan di Amerika Serikat.

Sementara itu,seorang perempuan asal Australia menceritakan kondisinya saat terinfeksi virus corona. Perempuan bernama Jacqui Dancer itu menyebut kondisinya sangat memburuk di hari ke-5.

Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal Health Suara.com hari ini. Berikut kumpulan berita populer lainnya:

1. Peneliti Temukan Jumlah Virus Corona Covid-19 Lebih Tinggi di Air Selokan

Ilustrasi limbah air atau selokan atau sungai. (Pexels/@Ian Turnell)
Ilustrasi limbah air atau selokan atau sungai. (Pexels/@Ian Turnell)

Sebelumnya, sejumlah ahli menyatakan belum ada bukti bahwa virus corona Covid-19 bisa bertahan hidup di air. Tetapi, baru-baru ini virus corona Covid-19 justru ditemukan di limbah atau selokan Massachusetts, Amerika Serikat.

Sebuah studi baru pun menemukan jumlah kontaminasi virus corona Covid-19 di selokan Massachusetts yang jauh lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya.

Baca selengkapnya

2. Terinfeksi Corona Covid-19, Wanita Ini Cerita Gejala Memburuk di Hari Ke-5

Ilustrasi perempuan memakai masker sedang mengisolasi diri (Pixabay/Juraj Varga)
Ilustrasi perempuan memakai masker sedang mengisolasi diri (Pixabay/Juraj Varga)

Jacqui Dancer, seorang wanita asal Australia yang positif terinfeksi virus corona Covid-19 menceritakan gejala yang dialaminya. Jacqui pun mengingatkan semua orang bahwa gejala virus corona Covid-19 hari ke-5 membuat kondisi sangat memburuk.

Wanita yang tinggal di London ini mengatakan gejala virus corona Covid-19 yang dirasakannya datang secara bertahap. Pertama, ia mulai merasakan panas yang tidak biasa dan demam.

Baca selengkapnya

3. Update Corona Covid-19 Global 11 April: Kematian di AS Nyaris Samai Italia

Virus corona baru dari China (2019-nCoV) Covid-19 berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)
Virus corona baru dari China (2019-nCoV) Covid-19 berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)

Update Corona Covid-19 Global 11 April 2020: Angka Kematian AS Nyaris Samai Italia.

Virus Corona atau Covid-19 masih terus menghantui penduduk bumi. Tidak kurang dari 210 negara terdampak dari virus yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Sembuh Corona, Ini Alasan Dokter Izinkan Wali Kota Bima Arya Pulang

Belum Sembuh Corona, Ini Alasan Dokter Izinkan Wali Kota Bima Arya Pulang

Jabar | Sabtu, 11 April 2020 | 18:27 WIB

Cerita Bagus Berjuang hingga Sembuh, 3 Pekan Lawan Corona di Ruang Isolasi

Cerita Bagus Berjuang hingga Sembuh, 3 Pekan Lawan Corona di Ruang Isolasi

Jatim | Sabtu, 11 April 2020 | 18:08 WIB

Sabtu Kelabu, 21 Pasien Covid-19 RI Meninggal Dunia

Sabtu Kelabu, 21 Pasien Covid-19 RI Meninggal Dunia

News | Sabtu, 11 April 2020 | 16:28 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB