Ilmuwan Teliti Pengaruh Nikotin Bagi Pasien Covid-19, Adakah Efeknya?

M. Reza Sulaiman, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 23 April 2020 | 16:45 WIB
Ilmuwan Teliti Pengaruh Nikotin Bagi Pasien Covid-19, Adakah Efeknya?
Virus Corona Covid-19 masih. (Shutterstock)

Suara.com - Ilmuwan Teliti Pengaruh Nikotin Bagi Pasien Covid-19, Adakah Efeknya?

Pakar kesehatan menyebut perokok paling berisiko terinfeksi virus corona Covid-19. Namun, peneliti asal Perancis berencana untuk memberikan patch nikotin pada pasien virus Corona Covid-19. Loh, buat apa?

Dilansir Fox News, ilmuwan bertujuan menguji dampak patch nikotin pada pasien virus corona Covid-19 dan petugas kesehatan yang berada di garis terdepan. Hasil studi yang berbeda telah menunjukkan bahwa nikotin mungkin berpengaruh terhadap pengurangan risiko tertular virus corona Covid-19.

Penelitian dari sebuah rumah sakit di Paris menunjukkan zat dalam tembakau yang disebut nikotin mungkin telah mencegah perokok terinfeksi virus corona Covid-19. Studi di Paris juga menemukan bahwa perokok yang terinfeksi virus corona Covid-19 lebih sedikit dari populasi umum.

Para peneliti menemukan bahwa penelitian ini tidak dimaksudkan untuk mendesak orang menjadi perokok, yang membawa risiko kesehatan fatal lainnya.

Meskipun nikotin nampaknya mencegah perokok tertular virus, tetapi mereka yang terinfeksi bisa mengalami gejala serius dari asap tembakau pada paru-paru.

Ilustrasi perokok (shutterstock)
Ilustrasi perokok (shutterstock)

Tim peneliti berpendapat bahwa nikotin bisa mencegah virus menginfeksi sel atau nikotin mencegah sistem kekebalan agar tak bereaksi berlebihan terhadap virus.

Pada penelitian yang dilakukan di Pitié Salpêtrière, bagian dari Hôpitaux de Paris, tim peneliti telah memeriksa 480 pasien positif virus corona Covid-19. Sebanyak 350 orang telah menjalani perawatan di rumah sakit dan sisanya pulih.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit berusia rata-rata 65, hanya 4,4 persen seorang perokok biasa. Di antara mereka yang pulih di rumah berusia rata-rata 44 tahun, sebanyak 5,3 persen yang perokok.

Jika dibandingkan dengan populasi umum, sebanyak 40 persen dari orang yang berusia 44 dan 53 tahun adalah perokok dan 11 persen dari orang berusia 65 hingga 75 tahun adalah perokok.

Temuan ini akan diverifikasi dalam studi klinis baru, yang mana petugas kesehatan dan pasien virus corona Covid-19 akan diberi patch nikotin.

Ahli neurobiologi di Perancis, Jean-Pierre Changeux yang mengulas penelitian ini mengatakan bahwa nikotin mungkin telah menghambat virus memasuki sel-sel tubuh dan mencegah penyebarannya.

Hasil ini juga sejalan dengan penelitian di China yang terbit di New England Journal of Medicine, menyarankan 12,6 persen dari 1.000 orang yang terinfeksi virus adalah perokok. Sementara di China, 28 persen dari populasi umum merokok secara teratur/

Di Perancis, sebanyak 11 ribu pasien corona Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit, ada sekitar 8,5 persen yang perokok. Sedangkan, jumlah total perokok di Perancis diperkirakan sekitar 25,4 persen.

"Studi cross-sectional kami sangat menyarankan bahwa orang yang merokok setiap hari jauh lebih kecil kemungkinannya mengalami infeksi bergejala atau parah dengan SARS-CoV-2 dibandingkan populasi umum," tulisan dalam laporan Pitié-Salpêtrière.

"Efeknya signifikan. Ini membagi risiko dengan lima untuk pasien rawat jalan dan empat untuk mereka yang menjalani perawatan di rumah sakit," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape

Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:41 WIB

Mayoritas Keluarga Penerima MBG Tinggal dengan Perokok, Kemenkes Khawatir Manfaat Program Tergerus

Mayoritas Keluarga Penerima MBG Tinggal dengan Perokok, Kemenkes Khawatir Manfaat Program Tergerus

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:58 WIB

Riset UI Ungkap Fakta Pahit, Rokok Jadi Penghambat Utama Program MBG

Riset UI Ungkap Fakta Pahit, Rokok Jadi Penghambat Utama Program MBG

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:14 WIB

Kenapa Sulit Berhenti Merokok? Dokter Sebut Gejala Sakau Jadi Musuh Terbesar

Kenapa Sulit Berhenti Merokok? Dokter Sebut Gejala Sakau Jadi Musuh Terbesar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:36 WIB

Ancaman Tersembunyi Social Smoking: Dari Ikut-Ikutan Bisa Menuju Ketergantungan Loh!

Ancaman Tersembunyi Social Smoking: Dari Ikut-Ikutan Bisa Menuju Ketergantungan Loh!

Your Say | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:06 WIB

Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!

Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:08 WIB

Produk Tembakau Alternatif Makin Dilirik, Akademisi Bicara Soal Harm Reduction

Produk Tembakau Alternatif Makin Dilirik, Akademisi Bicara Soal Harm Reduction

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:28 WIB

PHK Massal di IHT Bisa Terjadi Gegara Kebijakan Ini

PHK Massal di IHT Bisa Terjadi Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:33 WIB

Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif

Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif

News | Kamis, 23 April 2026 | 18:09 WIB

Batas Nikotin Diturunkan, Industri Kretek Disebut Bisa Kolaps

Batas Nikotin Diturunkan, Industri Kretek Disebut Bisa Kolaps

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:20 WIB

Terkini

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB