Studi Baru Ungkap Anak-anak Bisa Menularkan Virus Corona

Vania Rossa | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Rabu, 06 Mei 2020 | 13:49 WIB
Studi Baru Ungkap Anak-anak Bisa Menularkan Virus Corona
Ilustrasi anak memakai masker. (Pixabay)

Suara.com - Jumlah kasus penularan virus corona pada anak-anak memang cenderung rendah dan kebanyakan hanya mengalami gejala ringan. Lalu, bisakah mereka menularkan virus tersebut kepada orang dewasa dan melanjutkan rantai penyebaran virus corona? Dua studi terbaru menjawabnya.

Dua studi ini memberikan bukti yang mengejutkan bahwa anak-anak dapat menularkan virus corona. Meski belum dapat membuktikannya, namun bukti ini cukup untuk menyarankan tetap menutup sekolah sekarang ini.

Dengan menurunnya jumlah angka kasus virus corona baru, beberapa negara memutuskan untuk membuka kembali sekolah-sekolah beberapa minggu ke depan.

Dalam salah studi yang dipublikasikan minggu lalu dalam jurnal Science, tim tersebut menganalisis data dari dua kota di China, yakni Wuhan dan Shanghai.

Mereka menemukan bahwa anak-anak tiga kali lebih rentan terhadap infeksi virus corona daripada orang dewasa, demikian dilaporkan New York Times.

Namun saat sekolah-sekolah kembali dibuka, anak-anak memiliki kontak fisik tiga kali lebih banyak dan tiga kali lebih mungkin terinfeksi.

Berdasarkan data tersebut, para peneliti memperkirakan menutup sekolah tak cukup untuk menghentikan wabah, namun bisa menurunkan kenaikannya sebanyak 40-60 persen dan memperlambat epidemi.

Studi kedua yang dilakukan oleh para peneliti Jerman mengetes anak-anak dan orang dewasa, menemukan bahwa anak-anak yang positif virus corona membawa sama banyaknya virus dengan orang dewasa, dan mudah menularkannya.

Di sisi lain, para pakar setuju akan satu hal, yakni bahwa pemerintah harus menunda membuka kembali sekolah-sekolah.

Setidaknya, para murid bisa diberikan jadwal untuk datang ke sekolah pada hari yang berbeda untuk mengurangi jumlah berkumpulnya orang-orang pada satu gedung.

Misalnya, dengan menaruh meja-meja berjarak dua meter dan menghindari berkumpulnya para murid dalam jumlah yang besar.

Para guru yang memiliki penyakit penyerta atau berada dalam usia lanjut sebaiknya diberikan pekerjaan alternatif di luar ruang kelas. Berlaku juga pada anak yang memiliki penyakit penyerta untuk tetap melanjutkan belajar dari rumah.

Kedua pemimpin studi tersebut berharap, mereka bukan membawa berita buruk namun setidaknya memberikan data bagi pemerintah untuk bisa digunakan dalam mempertimbangkan membuat kebijakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti China Temukan Senyawa Akar Manis Bisa Lawan Virus Corona Covid-19

Peneliti China Temukan Senyawa Akar Manis Bisa Lawan Virus Corona Covid-19

Health | Rabu, 06 Mei 2020 | 13:43 WIB

Pandemi Covid-19 Jadi 'Ladang' Penyebaran Teori Konspirasi, Mengapa Begitu?

Pandemi Covid-19 Jadi 'Ladang' Penyebaran Teori Konspirasi, Mengapa Begitu?

Health | Rabu, 06 Mei 2020 | 13:36 WIB

Mutasi Terbaru, Peneliti Sebut Virus Corona Covid-19 Melemah

Mutasi Terbaru, Peneliti Sebut Virus Corona Covid-19 Melemah

Health | Rabu, 06 Mei 2020 | 13:45 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB