Studi: Tenyata Vaksin BCG Tidak Mencegah Infeksi Virus Corona

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 14 Mei 2020 | 22:00 WIB
Studi: Tenyata Vaksin BCG Tidak Mencegah Infeksi Virus Corona
Ilustrasi Vaksin [Shutterstock]

Suara.com - Untuk menyelidiki efek vaksin Bacillus Calmette-Guerin (BCG) terhadap pencegahan virus corona Covid-19, Israel ikut melakukan sebuah peneliltian baru.

Hasilnya, para ilmuwan Israel mengaku tidak melihat adanya perbedaan dalam proporsi kasus pada mereka yang telah divaksinasi dengan yang tidak divaksinasi. Selain itu, vaksin BCG juga dinilai tidak dapat memberikan efek pencegahan.

Vaksin BCG merupakan vaksin yang dikembangkan ratusan tahun lalu untuk infeksi tuberkulosis (TBC) di Eropa. Di negara berkembang, vaksin ini digunakan untuk mengatasi kondisi lain, termasuk mencegah kematian bayi dari berbagai penyebab, dan secara signifikan mengurangi kejadian infeksi pernapasan.

Ilmuwan di Melbourne, Australia, pada awal April tahun ini, pernah mengatakan vaksin BCG ini tampaknya 'melatih' sistem kekebalan untuk mengenali dan merespon berbagai infeksi, terutama virus, bakteri, hingga parasit.

Mereka juga telah memberikan vaksin BCG kepada ribuan tenaga medis dan melakukan uji coba terkontrol secara acak yang dimaksudkan untuk menguji efektivitas vaksin terhadap Covid-19, dilansir dari New York Post.

Ilustrasi seorang anak sedang diberi vaksin. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin [Shutterstock]

Kelompok studi di Universitas Tel Aviv di Israel, dilansir NHK, mencatat bahwa Israel telah divaksinasi secara rutin dengan vaksin BCG hingga 1982. Mereka pun menganalisis apakah ada perbedaan dalam rasio infeksi antara generasi yang divaksinasi dan yang tidak divaksinasi. Hasilnya dipublikasikan di 'American Medical Association Magazine'.

Menurut hasilnya, di antara orang-orang yang diuji PCR untuk virus corona baru dari Maret hingga awal April di Israel tahun ini, 3064 orang yang lahir dari 1978 hingga 1981 ketika vaksin BCG diinokulasi, 11,7% atau 361 orang positif.

Di sisi lain, dari 2869 orang yang lahir dari 1983 hingga 1986, yang tidak divaksinasi, sebanyak 299, atau 10,4%, dites positif.

Kelompok penelitian menemukan bahwa tidak ada perbedaan yang jelas secara statistik dan bahwa vaksin BCG tidak memiliki efek perlindungan.

baca juga

Di sisi lain, ada beberapa kasus penyakit parah pada generasi yang relatif muda yang menjadi subjek penelitian, dan peneliti belum tahu hubungannya dengan tingkat penyakit serius dan kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Dokter Italia: Covid-19 Melemah, Hilang Sebelum Vaksin Ditemukan

Prediksi Dokter Italia: Covid-19 Melemah, Hilang Sebelum Vaksin Ditemukan

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 09:55 WIB

Vaksin BCG untuk Covid-19 Tak Dapat Digunakan pada Semua Orang

Vaksin BCG untuk Covid-19 Tak Dapat Digunakan pada Semua Orang

Health | Rabu, 08 April 2020 | 15:35 WIB

Mampu Merespons Virus, Ilmuwan Menguji Efektivitas Vaksin BCG pada Covid-19

Mampu Merespons Virus, Ilmuwan Menguji Efektivitas Vaksin BCG pada Covid-19

Health | Rabu, 08 April 2020 | 10:40 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB