Jangan Mudah Terkecoh, Ini 5 Mitos Virus Coron Paling Banyak Dipercaya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 15 Mei 2020 | 12:43 WIB
Jangan Mudah Terkecoh, Ini 5 Mitos Virus Coron Paling Banyak Dipercaya
COVID-19 mampu membajak sel inang untuk mereplikasi, menciptakan ribuan salinannya sendiri hingga sel inang kewalahan dan secara efektif membunuh dirinya sendiri [NIAID].

Suara.com - Jangan Mudah Terkecoh, Ini 5 Mitos Virus Corona Paling Banyak Dipercaya

Virus Corona baru atau yang juga dikenal sebagai SARS-CoV-2, telah menyebar dari Wuhan, China hingga ke hampir seluruh dunia. Virus ini bertanggung jawab atas jutaan infeksi secara global, menyebabkan ratusan ribu kematian. Amerika Serikat adalah negara yang paling terkena dampak.

Seperti biasa, ketika kata "pandemi" mulai muncul di berita utama, orang menjadi takut dan dengan ketakutan muncul informasi yang salah dan rumor. Ada pula mitos yang beredar terkait dengan virus ini.

Seperti dilansir dari Medical News Today, berikut ini mitos yang paling dipercaya dari virus corona:

Hanya Orang Tua yang Berisiko

Lelaki berusia 79 tahun di Australia mendapat penghormatan atau guard of honour dari tim medis Rumah Sakit Dubbo Base, New South Wales, setelah berhasil 'mengalahkan' virus corona covid-19. [ABC]
Lelaki berusia 79 tahun di Australia mendapat penghormatan atau guard of honour dari tim medis Rumah Sakit Dubbo Base, New South Wales, setelah berhasil 'mengalahkan' virus corona covid-19. [ABC]

SARS-CoV-2, seperti coronavirus lainnya, dapat menginfeksi orang dari segala usia. Namun, orang dewasa yang lebih tua dan individu dengan kondisi kesehatan yang sudah ada sebelumnya, seperti diabetes atau asma, lebih cenderung menjadi sakit parah.

Covid-19 sama Seperti Flu Biasa
SARS-CoV-2 menyebabkan penyakit yang memang memiliki gejala seperti flu, seperti sakit, demam, dan batuk. Demikian pula, Covid-19 dan flu bisa ringan, parah, atau, dalam kasus yang jarang, dan berakibat fatal. Keduanya juga dapat menyebabkan pneumonia.

Namun, keseluruhan profil Covid-19 lebih serius. Meskipun para ilmuwan masih mencari tingkat kematian yang tepat, kemungkinan meninggal dari Covid-19 jauh lebih tinggi daripada flu musiman.

Virus Akan Mati Saat Musim Panas

Ilustrasi musim panas. (PIxabay/Free-Photos)
Ilustrasi musim panas. (PIxabay/Free-Photos)

Beberapa virus, seperti virus flu dan flu, menyebar dengan lebih mudah di bulan-bulan yang lebih dingin, tetapi itu tidak berarti bahwa mereka berhenti sepenuhnya ketika kondisinya menjadi lebih ringan. Hingga kini para ilmuwan tidak tahu bagaimana perubahan suhu akan mempengaruhi perilaku SARS-CoV-2.

Virus Corona Baru adalah Virus Paling Mematikan
Meskipun SARS-CoV-2 tampaknya lebih serius daripada influenza, itu bukan virus paling mematikan yang pernah dihadapi manusia. Yang lain, seperti Ebola, memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi.

Virus itu berasal dari laboratorium di China
Meskipun ada rumor internet, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa ini adalah masalahnya. Faktanya, sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa virus adalah produk alami dari evolusi.

Beberapa peneliti percaya bahwa SARS-CoV-2 mungkin telah melompat dari trenggiling ke manusia. Yang lain berpikir bahwa itu mungkin itu telah menular ke kita dari kelelawar, yang merupakan kasus untuk SARS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CDC Keluarkan Peringatan untuk Waspadai Sindrom Peradangan Anak Covid-19

CDC Keluarkan Peringatan untuk Waspadai Sindrom Peradangan Anak Covid-19

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 10:01 WIB

Pasien Covid-19 Pria dengan Testosteron Rendah Lebih Berisiko Kematian

Pasien Covid-19 Pria dengan Testosteron Rendah Lebih Berisiko Kematian

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 07:56 WIB

Virus Corona Covid-19 Bisa Menular di Kolam Renang? Ahli Buka Suara

Virus Corona Covid-19 Bisa Menular di Kolam Renang? Ahli Buka Suara

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 14:45 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB