Bolehkah Rontgen X-ray Dilakukan Pada Bayi? Dokter Ungkap Jawabannya

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 09 Juni 2020 | 14:53 WIB
Bolehkah Rontgen X-ray Dilakukan Pada Bayi? Dokter Ungkap Jawabannya
Bolehkah Rontgen X-ray Dilakukan Pada Bayi? Dokter Ungkap Jawabannya. [Shutterstsock]

Suara.com - Pengambilan foto rontgen terkadang perlu dilakukan dalam pemeriksaan medis.

Apabila dokter mencurigai suatu kelainan pada pasiennya maka dibutuhkan bantuan rontgen untuk membantu diagnosis dan memutuskan keputusan pengobatan.

Walau membantu proses diagnosis, pengambilan rontgen memiliki dampak radiasi bagi tubuh

Meski begitu, rontgen boleh dilakukan terhadap bayi jika diperlukan.

Ilustrasi foto rontgen paru-paru. (Shutterstock)
Ilustrasi foto rontgen paru-paru. (Shutterstock)

"Pada bayi baru lahir tergantung indikasinya. Misal prematur, dokter harus tahu apakah kelainan yang dihadapi bayi tersebut. Misal pematangan paru kurang, dokter harus memberikan pengobatan agar paru berkembang," kata konsultan Pencitraan anak Dr. Evita Bermanshah Ifran, Sp.A(K) dalam IG Live Tanya IDAI, Selasa (9/6/2020).

Evita menjelaskan, pada bayi prematur yang mengalami pematangan paru kurang tidak bisa hanya dilakukan pemeriksaan fisik.

Harus dibantu dengan pemeriksaan X-ray. Menurut Evita, radiasi yang ditimbulkan dari X-ray sangat kecil.

Perbandingannya, satu kali dalam satu kali radiasi X-ray pengambilan foto dada sama dengan tiga hari mendapat paparan radiasi dari lingkungan.

"Jadi sumber radiasi bukan hanya dari alat medis tapi juga lingkungan kita sehari-hari. Seperti cahaya matahari, naik pesawat juga, handphone, radio juga punya radiasi," ujar Evita.

Meski begitu, ia menyampaikan bahwa pengambilan rontgen baik melalui X-ray atau rontgen pada anak harus jelas indikasinya.

"Harus lebih besar keuntungannya daripada radiasi yang diberikan. Jadi tetap bisa memberikan X-ray kepada bayi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gemas! Ternyata Begini Cara Foto Rontgen untuk Bayi

Gemas! Ternyata Begini Cara Foto Rontgen untuk Bayi

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 19:09 WIB

Takut Barangnya Hilang, Perempuan Ini Masuk Mesin X-Ray

Takut Barangnya Hilang, Perempuan Ini Masuk Mesin X-Ray

Tekno | Jum'at, 16 Februari 2018 | 21:11 WIB

Sering Rontgen Bisa Sebabkan Kanker, Benarkah?

Sering Rontgen Bisa Sebabkan Kanker, Benarkah?

Health | Senin, 31 Juli 2017 | 07:10 WIB

Terkini

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB