Waspada, Beberapa Pekerjaan Ini Bisa Tingkatkan Risiko Turun Berok

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 12 Juni 2020 | 14:41 WIB
Waspada, Beberapa Pekerjaan Ini Bisa Tingkatkan Risiko Turun Berok

Suara.com - Hernia atau yang biasa dikenal dengan turun berok adalah penyakit karena adanya tonjolan di organ tertentu, bisa terjadi pada otak, sumsum tulang belakang dan perut.

Hanya saja, kasus hernia banyak ditemukan pada perut dan bisa sangat menyakitkan.

Nah, turun berok ternyata bisa disebabkan oleh gaya hidup hingga pekerjaan atau profesi. Beberapa profesi yang dilakoni sehari-hari ternyata dapat memperbesar risiko penyakit satu ini. Apa saja?

"Contohnya atlet angkat beban berat yang biasanya dia akan menahan perut. Atau kalau misalnya pekerja angkat beban berat seperti petani atau buruh pabrik," ujar Dokter Spesialis Bedah Umum Dr. David Parulian Sirait, Sp.B, FINACS dalam acara webinar Eka Hospital, Kamis, (12/6/2020).

Sedangkan gaya hidup seperti merokok juga bisa meningkatkan terjadinya turun berok. Ada zat pada rokok yang bisa menganggu proses pembentukkan struktur dinding otot.

Selebihnya, faktor usia dapat semakin memperlambat regenerasi sel otot hingga menyebabkan turun berok.

Orang dengan masalah batuk parah karena penyakit seperti paru kronis juga berisiko turun berok. Terlalu sering batuk ternyata dapat membuat otot perut tertekan.

"Hernia itu sendiri bisa kita defisnisikan sebagai suatu penonjolan, artinya ada satu organ yang menonjol dari dalam yang melewati satu lubang di dinding perut tersebut yang akhirnya dia berpindah dari posisi aslinya," terang Dr. David.

Dokter yang berpaktik di RS Eka Hospital Cibubur itu mengatakan pada dasarnya orang normal tidak memiliki lubang di otot, tapi lubang ini bisa terbentuk dari melemahnya otot dinding perut lalu terciptalah lubang. 

Penyebab melemahnya otot inilah yang harus disoroti sebagai penyebab terbentuknya turun berok di dinding perut. Nah, hal yang bikin melemahnya otot biasanya karena adanya tekanan yang terus menerus pada bagian tubuh.

"Apa yang menyebabkan jadi lemah, contoh segala penyebab yang membuat tekanan di dalam rongga perut kita menjadi meningkat," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Covid-19 Jadi Ladang Bisnis, OPK Desak Pemerintah Berantas Hoaks

Bantah Covid-19 Jadi Ladang Bisnis, OPK Desak Pemerintah Berantas Hoaks

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 11:43 WIB

Mendikbud : Tunjangan Profesi Guru Tidak Mengalami Pemotongan

Mendikbud : Tunjangan Profesi Guru Tidak Mengalami Pemotongan

News | Sabtu, 23 Mei 2020 | 07:30 WIB

Jika Lockdown Diterapkan, 5 Profesi Ini yang Paling Merasakan Imbasnya

Jika Lockdown Diterapkan, 5 Profesi Ini yang Paling Merasakan Imbasnya

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 18:20 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB