Waspada! Pembengkakan di Wajah Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-Paru

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 15 Juni 2020 | 14:35 WIB
Waspada! Pembengkakan di Wajah Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-Paru
Ilustrasi tanda kanker paru-paru pada wajah. (Shutterstock)

Suara.com - Kanker paru-paru salah satu jenis kanker yang paling umum dan serius. Kebanyakan penderita kanker paru-paru juga tidak menyadari tanda-tanda awalnya.

NHS mengatakan tanda-tanda awal kanker paru-paru bisa termasuk batuk terus-menerus, sesak napas, kelelahan, penurunan berat badan dan sakit saat bernapas. Tapi, gejala kanker paru-paru tidak hanya itu.

Menurut Cancer Research UK, pembengkakan pada wajah juga bisa menandakan kanker paru-paru. Kondisi ini terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah utama dan penyumbatan vena cava superior.

"Vena cava superior (SVC) adalah vena besar yang membawa darah dari kepala, leher dan lengan kembali ke jantung. Tumor dapat menekan atau memblokir SVC atau menyebabkan gumpalan di SVC," kata Marie Curie, dikutip dari Express.

Penyumbatan atau gumpalan di SVC itu bisa menghentikan darah mengalir kembali ke jantung. Oleh karenanya, kondisi ini menyebabkan peningkatan tekanan di kepala, leher dan lengan.

Ilustrasi kanker paru-paru (shutterstock)
Ilustrasi kanker paru-paru (shutterstock)

Obstruksi vena cava superior terjadi pada 3 hingga 8 persen pasien dengan kanker, terutama pasien kanker paru-paru. Tetapi, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh limfoma dan metastasis dari kanker payudara, usus serta kanker lainnya.

Adapun tanda dan gejala obstruksi vena cava superior disebabkan oleh peningkatan tekanan di kepala, leher dan lengan. Saat terjadi pembengkakan di wajah, gejala-gejala berikut ini juga bisa terjadi.

  1. Sesak napas
  2. Pembengkakan vena di leher dan dada
  3. Pembengkakan di leher dan lengan
  4. Kemerahan di wajah
  5. Sakit kepala dan pusing

Perlu dipahami kalau obstruksi vena cava superior adalah keadaan darurat yang membutuhkan perhatian medis segera.

Jika Anda mencurigai obstruksi vena cava superior, segera kunjungi dokter, tim onkologi akut rumah sakit atau layanan medis darurat.

baca juga

"Obstruksi vena cava superior bisa sangat menakutkan bagi pasien. Jadi, pastikan tim medis segera datang dan berikan obat pereda sakit untuk penderita, bila sudah pernah diresepkan dokter," jelas Marie.

Sebagai informasi tambahan, menurut British Lung Foundation, gejala kanker paru-paru juga termasuk sakit punggung, nyeri atau patah tulang, kerusakan saraf atau otak, kebingungan, kesulitan menelan dan penyakit kuning.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Sekitar 45 Persen Pasien Terinfeksi Virus Corona Tidak Bergejala

Studi: Sekitar 45 Persen Pasien Terinfeksi Virus Corona Tidak Bergejala

Health | Minggu, 14 Juni 2020 | 16:04 WIB

Pertama di AS, Wanita Ini Terima Transplantasi Paru-Paru akibat Covid-19

Pertama di AS, Wanita Ini Terima Transplantasi Paru-Paru akibat Covid-19

Health | Sabtu, 13 Juni 2020 | 15:15 WIB

Virus Corona Bisa Sebabkan Perubahan Kondisi Mental, Bagaimana Bisa?

Virus Corona Bisa Sebabkan Perubahan Kondisi Mental, Bagaimana Bisa?

Health | Sabtu, 13 Juni 2020 | 13:51 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×