Benarkah Virus Corona Bertahan Lebih Lama pada Orang Tanpa Gejala?

Silfa Humairah Utami | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 24 Juni 2020 | 11:19 WIB
Benarkah Virus Corona Bertahan Lebih Lama pada Orang Tanpa Gejala?
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Pasien virus corona tanpa gejala atau asimptomatik dapat melepaskan virus lebih lama dibandingkan mereka yang memiliki gejala. Hal tersebut dinyatakan oleh sebuah studi dari Universitas Kedokteran Chongqing  yang diterbitkan dalam makalah peer-review di Nature Medicine.

"Munculnya penyebar diam-diam ini (asimptomatik) telah menyebabkan kesulitan dalam pengendalian epidemi," tulis para peneliti yang dipimpin oleh Huang Ailong, dari Universitas Kedokteran Chongqing.

Dilansir dari South China Morning Post (SCMP), tim Huang menemukan bahwa durasi rata-rata pelepasan virus di antara 37 pasien tanpa gejala dalam penelitian Chongqing adalah 19 hari. Waktu tersebut sepertiga lebih lama dari pasien dengan gejala ringan.

Dalam satu kasus, seorang pasien tanpa gejala malah bisa melepaskan virus selama 45 hari.

Studi ini juga menemukan bahwa pasien tanpa gejala memiliki tingkat antibodi yang lebih rendah daripada mereka yang memiliki gejala.

Semua pasien memang memiliki antibodi yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh untuk menghentikan virus menginfeksi sel. Tetapi pasien tanpa gejala memiliki hanya 15 persen antibodi dari tingkat yang ditemukan pada mereka yang memiliki gejala.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Beberapa studi baru-baru ini menunjukkan pasien mungkin tidak dapat membangun kekebalan jangka panjang terhadap virus dan ditemukan kehilangan antibodi setelah mereka pulih.

“Individu tanpa gejala memiliki respon imun yang lebih lemah,” kata para peneliti.

Dalam penelitian Chongqing, pasien tanpa gejala terdiri lebih dari 20 persen dari 180 pasien yang semuanya berasal dari distrik Wanzhou. Pasien-pasien itu tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit dari saat mereka dites positif hingga saat terbebas dari penyakit.

Tantangan penelitian tentang penularan asimptomatik adalah bahwa beberapa pasien mungkin presimptomatik. Pasien presimptomatik adalah mereka yang di awal tidak memiliki gejala tapi akan mengalami gejala setelahnya. Mereka biasanya bisa menyebarkan virus sebelum gejala muncul.

Menurut studi presimptomatik dapat memiliki masa inkubasi yang sangat panjang dan beberapa bisa sangat menular sebelum timbulnya gejala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Sebut Wabah Covid-19 di Beijing Terkendali,  Tes Sejuta Orang Sehari!

Pakar Sebut Wabah Covid-19 di Beijing Terkendali, Tes Sejuta Orang Sehari!

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 10:44 WIB

Trump Tangguhkan Penelitian Covid-19, Virus Corona Mati di Musim Panas?

Trump Tangguhkan Penelitian Covid-19, Virus Corona Mati di Musim Panas?

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 10:35 WIB

WHO Harap Ratusan Dosis Vaksin Covid-19 Akan Siap Akhir Tahun

WHO Harap Ratusan Dosis Vaksin Covid-19 Akan Siap Akhir Tahun

Tekno | Rabu, 24 Juni 2020 | 10:25 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB