Lelaki Ini Alami Alergi Hand Sanitizer, Penyebabnya Tidak Disangka

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 13 Juli 2020 | 04:49 WIB
Lelaki Ini Alami Alergi Hand Sanitizer, Penyebabnya Tidak Disangka
Ilustrasi hand sanitizer. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang lelaki berusia 43 tahun asal AS dilaporkan mengalami reaksi alergi hand sanitizer. Ia dilaporkan mengalami kulit kemerahan, mual, dan gelisah setelah menggunakan hand sanitizer.

Kasus yang dilaporkan dalam jurnal Alcohol and Alcoholism yang terbit di bulan Juli ini mendapat cukup banyak perhatian dari para peneliti. Dilansir dari Live Science, lelaki tersebut dilarikan ke ruang gawat darurat, akibat mengalami detak jantung yang cepat atau takikardia, bersamaan dengan kemerahan di dada dan wajahnya.

Setelah penelusuran panjang, dalam laporan tersebut dijelaskan, bahwa selama tiga tahun belakangan, lelaki tersebut telah menggunakan disulfiram, pengobatan yang digunakan untuk penyalahgunaan alkohol yang menyebabkan efek seperti mabuk - termasuk kemerahan, sakit kepala, mual, muntah, dan detak jantung yang cepat - segera setelah seseorang mengonsumsi alkohol.

Efek samping yang tidak menyenangkan ini, yang biasanya berlangsung sekitar satu jam, sebenarnya bertujuan untuk mencegah seseorang minum alkohol.

Dan pengobatan ini bekerja dengan baik pada lelaki tersebut, yang mengaku telah berpantang alkohol selama tiga tahun.

Disulfiram bekerja dengan memblokir enzim aldehyde dehydrogenase, yang membantu membersihkan tubuh dari asetaldehida, produk hasil pemecahan alkohol yang berperan dalam menyebabkan gejala mabuk. Jadi, mengonsumsi disulfiram menyebabkan penumpukan asetaldehida jika seseorang terpapar alkohol.

Obat ini sendiri telah disetujui selama lebih dari 50 tahun untuk mengobati ketergantungan alkohol, dan sekitar 200.000 orang di AS secara teratur mengonsumsi obat tersebut, demikian menurut Medscape.

Karena paparan bahkan dalam jumlah kecil alkohol dapat memicu reaksi, orang yang memakai disulfiram diperingatkan untuk tidak menggunakan produk yang mengandung alkohol, seperti beberapa saus, cuka, sirup obat batuk, obat kumur, termasuk hand sanitizer. Mereka juga diminta untuk menghindari menghirup asap yang mungkin mengandung alkohol, seperti dari pengencer cat atau pernis, demikian menurut Mayo Clinic.

Dalam kasus ini, hand sanitizer yang umumnya mengandung 60 hingga 70 persen alkohol, dicurigai bereaksi dengan disulfiram, hingga menyebabkan lelaki ini mengalami gejala di atas.

Ia kemudian dirawat dengan antihistamin bersama dengan vitamin C yang disuntikkan, yang merupakan beberapa perawatan pendukung yang direkomendasikan untuk reaksi disulfiram-alkohol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Cara Mudah Mengetahui Hand Sanitizer Asli atau Palsu

3 Cara Mudah Mengetahui Hand Sanitizer Asli atau Palsu

News | Rabu, 08 Juli 2020 | 11:33 WIB

Pakai Hand Sanitizer, Jangan Langsung Main Kembang Api, Ya!

Pakai Hand Sanitizer, Jangan Langsung Main Kembang Api, Ya!

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2020 | 14:24 WIB

Masa New Normal, Kebutuhan Hand Sanitizer Diprediksi Meningkat

Masa New Normal, Kebutuhan Hand Sanitizer Diprediksi Meningkat

Press Release | Senin, 29 Juni 2020 | 17:54 WIB

Terkini

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB