Cek Sekarang, Suara Serak Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-paru

Bimo Aria Fundrika

Senin, 13 Juli 2020 | 12:35 WIB
Cek Sekarang, Suara Serak Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-paru
Ilustrasi kanker paru. [Shutterstock]

Suara.com - Kanker paru-paru menjadi salah satu penyakit mematikan yang banyak diderita masyarakat Indonesia. Gejala kanker paru-paru bervariasi tergantung pada apakah penyakit ini pada tahap awal atau akhir.

Pada kanker paru stadium awal (stadium 1 dan tahap 2), tumor kanker biasanya tidak lebih dari 2 inci dan belum menyebar ke kelenjar getah bening Anda. Gejala kecil, seperti batuk, atau sesak napas, dapat muncul selama waktu ini.

Tapi, hal yang banyak tidak disadari bahwa gejala kanker paru-paru bisa dikenali dengan perubahan suara. Dilansir dari Healthline, pita suara menghasilkan suara dengan membuka dan menutup, menyebabkan getaran.

Ketika kanker paru-paru melibatkan saraf laring, itu dapat memengaruhi pita suara dan dapat menyebabkan perubahan atau suara serak pada suara .

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi serak dan batuk. (Shutterstock)

Suara serak adalah gejala umum dari banyak kondisi, paling umum laringitis. Jika suara serak Anda bertahan selama dua minggu atau lebih, temui dokter Anda.

Selain itu, batuk yang intens, persisten, atau memburuk secara konsisten dapat mengindikasikan kanker paru-paru. Ini adalah gejala umum dari banyak kondisi lain juga. Temui dokter segera jika Anda batuk darah atau lendir dan dahak berdarah.

Kemudian, tumor besar atau penyebaran kanker paru-paru dapat menyebabkan penyumbatan di saluran udara utama serta penumpukan cairan di sekitar paru-paru. Penumpukan ini disebut efusi pleura.

Efusi pleura dapat menyebabkan sesak napas dan nyeri dada, gejala umum kanker paru-paru. Jika sesak napas yang Anda alami baru atau konstan, atau mengganggu kehidupan sehari-hari Anda, kunjungi dokter Anda.

Dengan kanker paru-paru, tubuh Anda bekerja lembur untuk mencoba melawan serangan kanker. Ini dapat menguras energi Anda, membuat Anda merasa lelah dan lesu.

baca juga

Kelelahan bisa menjadi lebih jelas ketika kanker paru-paru berkembang. Jika kelelahan mulai mengganggu hidup Anda, hubungi dokter Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Dengan Kanker Payudara Berisiko Tinggi Terinfeksi Covid-19, Benarkah?

Orang Dengan Kanker Payudara Berisiko Tinggi Terinfeksi Covid-19, Benarkah?

Health | Sabtu, 11 Juli 2020 | 16:00 WIB

Pasien Kanker Payudara Punya Angka Harapan Hidup 100 Persen, Asal...

Pasien Kanker Payudara Punya Angka Harapan Hidup 100 Persen, Asal...

Health | Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:45 WIB

Pengidap Kanker Payudara Lebih Berisiko Terinfeksi Covid-19? Ini Faktanya

Pengidap Kanker Payudara Lebih Berisiko Terinfeksi Covid-19? Ini Faktanya

Health | Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:17 WIB

Terkini

2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan

2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil

Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Akhir dari Pencarian Horcrux!

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Akhir dari Pencarian Horcrux!

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Sekolah Bakal Digusur, Ratusan Murid SD di Batanghari Mengadu ke Presiden

Sekolah Bakal Digusur, Ratusan Murid SD di Batanghari Mengadu ke Presiden

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:28 WIB

Bedak Tabur vs Bedak Padat, Mana yang Lebih Aman untuk Touch Up Siang Hari?

Bedak Tabur vs Bedak Padat, Mana yang Lebih Aman untuk Touch Up Siang Hari?

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:21 WIB

Karhutla di Kawasan Tol Balikpapan-Samarinda, Penyebab Masih Diselidiki

Karhutla di Kawasan Tol Balikpapan-Samarinda, Penyebab Masih Diselidiki

Kaltim | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:17 WIB

81 Miles Uji 5G XLSMART dari Semarang hingga Yogyakarta, Target 88 Kota pada 2026

81 Miles Uji 5G XLSMART dari Semarang hingga Yogyakarta, Target 88 Kota pada 2026

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:16 WIB

Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan

Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Menemukan Tuhan di Sudut Kota: Pesona Di Kota Tuhan Stebby Julionatan

Menemukan Tuhan di Sudut Kota: Pesona Di Kota Tuhan Stebby Julionatan

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Stafsus Menhut Mangkir Diperiksa, KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan

Stafsus Menhut Mangkir Diperiksa, KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:56 WIB

×