Cat yang Bisa Bunuh 99 Persen Virus Corona dan 4 Berita Kesehatan Lainnya

Vania Rossa | Suara.com

Jum'at, 17 Juli 2020 | 07:01 WIB
Cat yang Bisa Bunuh 99 Persen Virus Corona dan 4 Berita Kesehatan Lainnya
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Di tengah kekalutan akan pandemi virus corona atay Covid-19, seorang profesor Virginia Tech telah menemukan solusi. Sejak pertengahan Maret, William Ducker, seorang profesor teknik kimia, telah mengembangkan lapisan permukaan yang ketika dicat pada benda-benda umum, menonaktifkan SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19. Penemuan menarik ini tentu saja menimbulkan harapan positif akan pandemi Covid-19.

Dan buat Anda yang ingin menjaga kesehatan saraf dan sel-sel darah, jangan lupa konsumsi vitamin B12, ya! Terlebih di masa pandemi seperti saat ini, ketika banyak orang mudah mengalami stres dan cemas akibat virus corona. Lalu, apa saja dampak kekurangan vitamin B12?

Simak selengkapnya 5 berita kesehatan terpopuler pagi ini, ya!

1. Profesor Ini Temukan Cat yang Diklaim Bunuh 99 Persen Corona Dalam 1 Jam

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Di tengah kekalutan akan pandemi virus corona atay Covid-19, seorang profesor Virginia Tech telah menemukan solusi.

Sejak pertengahan Maret, William Ducker, seorang profesor teknik kimia, telah mengembangkan lapisan permukaan yang ketika dicat pada benda-benda umum, menonaktifkan SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19.

Baca selengkapnya

2. Kekurangan Vitamin B12 Bisa Depresi, Gejalanya Nyeri di 2 Bagian Tubuh Ini!

Ilustrasi bercermin, nyeri di wajah, tangan (Pexels)
Ilustrasi bercermin, nyeri di wajah, tangan (Pexels)

Vitamin B12 adalah nutrisi yang membantu menjaga kesehatan saraf dan sel-sel darah. Vitamin ini juga membuat DNA yang merupakan bahwan genetik di semua sel tubuh.

Sehingga kekurangan vitamin B12 bisa membuat beberapa gejala yang mengkhawatirkan dan merasakan sakit di salah satu dari kedua wilayah tubuh tertentu.

Baca selengkapnya

3. Makan Ikan Cegah Kerusakan Otak Akibat Polusi Udara, Ini Buktinya!

Ilustrasi ikan (Pixabay Tx Lopez)
Ilustrasi ikan (Pixabay Tx Lopez)

Ikan salah stau jenis makanan yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Konsumsi jenis ikan berminyak pun bisa melindungi otak dari kerusakan akibat efek polusi udara.

Sebuah penelitian mengklaim bahwa lemak omega-3 pada ikan berminyak bisa mencegah penurunan kognitif yang disebabkan oleh polusi dari transportasi dan industri.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Turun, Anies Sebut Positivity Rate Covid di Pekan Terakhir Meningkat

Sempat Turun, Anies Sebut Positivity Rate Covid di Pekan Terakhir Meningkat

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 20:43 WIB

Banyak Klaim Palsu, Dokter Bantah Pemakaian Masker Mengurangi Kadar Oksigen

Banyak Klaim Palsu, Dokter Bantah Pemakaian Masker Mengurangi Kadar Oksigen

Health | Kamis, 16 Juli 2020 | 19:30 WIB

Kecemasan dan Depresi Bisa Menandakan Seseorang Terinfeksi Covid-19?

Kecemasan dan Depresi Bisa Menandakan Seseorang Terinfeksi Covid-19?

Health | Kamis, 16 Juli 2020 | 18:00 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB