Meski Sudah Pulih, Ini 3 Gejala Covid-19 yang Mampu Bertahan Lama!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 20 Juli 2020 | 16:39 WIB
Meski Sudah Pulih, Ini 3 Gejala Covid-19 yang Mampu Bertahan Lama!
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Gejala Covid-19 dilaporkan berupa demam, batuk, sesak napas, masalah pencernaan, ruam pada kulit dan konjungtivitis. Kini, tim medis pun telah menemukan 3 gejala Covid-19 yang bertahan lama meski sudah pulih dari penyakit.

Dr Piero Clavario, direktur lembaga rehabilitasi pasca-Covid-19 mengatakan timnya telah mulai menghubungi para penyintas Covid-19 untuk melihat efek jangka panjang akibat virus corona.

"Para penyintas itu bukan hanya mereka yang berada di ICU dan diintubasi karena virus corona Covid-19, tetapi juga pasien yang menghabiskan tidak lebih dari 3 hari di rumah sakit dan pulang," kara Dr Clavario dikutip dari Express.

Tim Dr Clavario pun berusaha menyelidiki aspek yang lolos dari tes virologi dan paru standar. Salah satu contohnya, penyelam profesional Emiliano Pescarolo telah dites positif virus corona Covid-19 pada Maret 2020.

Akibat virus corona Covid-19 itu, Emiliano Pescarolo pun menghabiskan waktu 17 hari di rumah sakit di kota pelabuhan Italia Genoa.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Setelah 3 bulan perawatan dan sembuh, pria 42 tahun itu mengaku masih mengalami kesulitan bernapas. Bahkan Pescarolo merasa kondisinya tidak mengalami kemajuan.

"Setelah kembali ke rumah, bahkan setelah berminggu-minggu, saya tidak bisa melihat adanya kemajuan. Jika saya berjalan-jalan kecil, rasanya seperti mendaki Gunung Everest. Aku juga kehabisan napas ketika berbicara," kata Pescarolo.

Dr Clavario mengatakan masalah pernapasan, kabut otak seperti kesulitan konsentrasi dan menurunkan kemampuan kognitif adalah tiga gejala Covid-19 yang bisa bertahan lama setelah pemulihan. Perscarolo pun mengaku mengalami kesulitan berkonsentrasi dan khawatir tentang kekuatan kognitifnya.

"Saya tidak ingat hal-hal sederhana, ingatan saya bisa dibilang jangka pendek," katanya.

baca juga

Sama seperti Pescarolo, Margaret O'Hara yang pernah terinfeksi virus corona Covid-19 juga mengaku kesulitan mengingat meski sudah melalui masa pemulihan.

ilustrasi pasien virus corona Covid-19 (Shutterstock)
ilustrasi pasien virus corona Covid-19 (Shutterstock)

Margaret O'Hara pun sempat kembali lagi ke rumah sakit, karena gejalanya yang tetap tidak hilang pada bulan Maret 2020. Margaret mengaku tidak bisa bernapas dengan benar.

Sebelumnya, Margaret O'Hara mengalami gejala Covid-19 berupa batuk, sesak napas dan kelelahan yang membuatnya hanya bisa berbaring rata di tempat tidur.

Di Inggris sendiri, komunitas penderita "long Covid-19" telah muncul secara online, ketika sejumlah orang berusaha mengelola efek jangka panjang dari virus corona yang belum diketahui.

Sementara itu, otoritas kesehatan di Inggris dan Italia adalah 2 dari negara-negara Eropa yang terdampak virus corona Covid-19 paling parah mulai menawarkan layanan rehabilitasi kepada para penyintas.

Karena, penelitian sekarang menunjukkan bahwa virus corona adalah penyakit multi-sistem yang bisa merusak paru-paru, ginjal, hati, jantung, otak, sistem saraf dan saluran pencernaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Corona Asal China Sinopec Diuji Klinis Bio Farma ke Manusia

Vaksin Corona Asal China Sinopec Diuji Klinis Bio Farma ke Manusia

Bisnis | Senin, 20 Juli 2020 | 16:22 WIB

Demi Tunggui Ibu di RS karena Corona, Anak Ini Rela Panjat Tembok

Demi Tunggui Ibu di RS karena Corona, Anak Ini Rela Panjat Tembok

News | Senin, 20 Juli 2020 | 16:26 WIB

Anies Alihkan Duit Rp 171 Miliar Subsidi Dana COVID-19 ke Sekolah Swasta

Anies Alihkan Duit Rp 171 Miliar Subsidi Dana COVID-19 ke Sekolah Swasta

News | Senin, 20 Juli 2020 | 16:11 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×