Muncul Nyeri Setelah Kebanyakan Makan Daging, Waspadai Penyakit Ini

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 31 Juli 2020 | 18:00 WIB
Muncul Nyeri Setelah Kebanyakan Makan Daging, Waspadai Penyakit Ini
Nyeri setelah makan daging. (Shutterstock)

Suara.com - Daging kurban yang berlimpah saat Idul Adha membuat sebagian lupa dengan menyantapnya begitu lahap. Lantaran hal tersebut, beberapa kadang mengeluhkan rasa nyeri di sejumlah bagian tubuhnya.

Kondisi ini tentunya menjadi pertanyaan. Benarkah ada hubungan antara memakan daging merah dan rasa nyeri? Lantas apa yang menyebabkan nyeri tersebut?

Dilansir dari Live Strong, jika nyeri sendi muncul tak lama setelah makan daging merah, Anda mungkin menderita radang sendi yang disebut gout. Setelah makan makanan yang mengandung purin, tubuh menghasilkan produk limbah yang disebut asam urat.

Ilustrasi (Shutterstock)
Ilustrasi (Shutterstock)

Gout terjadi ketika kadar asam urat menjadi berlebihan dan membentuk kristal yang berkumpul dalam satu sendi. Daging mengandung lebih banyak purin daripada makanan lainnya.

Meskipun faktor diet bukan penyebab utama gout bagi kebanyakan orang, menurut Johns Hopkins Medicine, atau JHM, makanan kaya purin, termasuk daging, dapat memicu atau memperburuk gejala Anda.

Memiliki kecenderungan genetik untuk gout meningkatkan risiko Anda secara signifikan. Gejala gout sering muncul tiba-tiba, dalam episode yang dikenal sebagai serangan gout. Mereka dapat mempengaruhi berbagai sendi, tetapi sendi di jempol kaki Anda adalah yang paling umum.

Daging mengandung asam lemak omega-6, yang dapat meningkatkan peradangan, terutama ketika Anda mengonsumsi terlalu sedikit asam lemak omega-3, yang lazim pada ikan air dingin, biji rami dan kacang walnut, menurut Arthritis Today.

Semakin banyak daging yang Anda konsumsi, semakin sedikit ruang yang Anda miliki dalam diet Anda untuk makanan yang bermanfaat dan semakin besar risiko Anda untuk peradangan sendi, rasa sakit dan kekakuan.

Gejala asam urat juga dapat terbentuk secara bertahap karena asupan makanan kaya purin Anda meningkat. Jika persendian Anda terluka, ada kemungkinan bahwa makan makanan radang, seperti daging berlemak, akan memperburuk gejala Anda atau memperlambat proses penyembuhan.

Lemak tidak sehat dalam daging umumnya dianggap lebih bermasalah daripada daging itu sendiri ketika datang ke nyeri sendi. Jika makanan Anda atau keseluruhan diet mengandung sumber lemak tidak sehat lainnya, mereka mungkin juga berkontribusi terhadap gejala Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Mengolah Daging Sapi Biar Empuk: Pakai Baking Soda

Tips Mengolah Daging Sapi Biar Empuk: Pakai Baking Soda

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2020 | 15:29 WIB

Resep Mi Kuah Sapi Pedas ala Taiwan, Cocok Dijadikan Hidangan Idul Adha

Resep Mi Kuah Sapi Pedas ala Taiwan, Cocok Dijadikan Hidangan Idul Adha

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2020 | 14:09 WIB

Mudah! Ternyata Ini Rahasia Daging Kurban Awet dan Tidak Bau saat Disimpan

Mudah! Ternyata Ini Rahasia Daging Kurban Awet dan Tidak Bau saat Disimpan

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2020 | 15:30 WIB

Terkini

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB