Pasien Virus Corona Covid-19 Berisiko Alami Gangguan Kejiwaan, ini Buktinya

Angga Roni Priambodo, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 05 Agustus 2020 | 12:06 WIB
Pasien Virus Corona Covid-19 Berisiko Alami Gangguan Kejiwaan, ini Buktinya
Ilustrasi pasien virus corona Covid-19 (Shutterstock)

Suara.com - Pasien virus corona Covid-19 tidak hanya akan mengalami efek samping kesehatan setelah pulih, tetapi juga masalah gangguan kejiwaan.

Sebuah studi telah menemukan lebih dari separuh orang yang menjalani perawatan di rumah sakit akibat virus corona Covid-19 menderita gangguan kejiwaan.

Sebanyak 402 pasien yang dipantau setelah dirawat akibat virus corona Covid-19, ahli dari rumah sakit San Raffaele di Milan menemukan 55 persen pasien memiliki setidaknya satu gangguan kejiwaan.

Berdasarkan wawancara klinis dan kuesioner penilaian diri, menunjukkan adanya gangguan stres pasca-trauma (PTSD) pada 28 persen kasus, depresi pada 31 persen dan kecemasan 42 persen. Selain itu, 40 persen pasien mengalami insomnia dan 20 persen memiliki gejala obsesif-kompulsif (OC).

Temuan yang diterbitkan dalam jurnal Brain, Behavior and Immunity ini akan meningkatkan kekhawatiran tentang efek psikologis virus.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

"PTSD, depresi berat dan kegelisahan adalah kondisi berat yang tidak bisa dikomunikasikan," jelas studi tersebut dikutip dari The Guardian.

Jika mengingat dampak mengkhawatirkan infeksi virus corona Covid-19 pada kesehatan mental, wawasan terkini tentang peradangan dalam psikiatri dan pengamatan tentang peradangan yang lebih buruk mengarah pada depresi yang lebih buruk.

Karena itu, para ahli dalam studi merekomendasikan untuk menilai psikopatologi dari pasien virus corona Covid-19 yang berhasil pulih. Hal ini juga berfungsi untuk memperdalam penelitian tentang peradangan biomarker, mendiagnosis dan mengobati gangguan kejiawaan yang muncul.

Studi terhadap 265 pria dan 137 wanita menemukan bahwa wanita lebih kecil kemungkinannya meninggal akibat virus corona Covid-19 daripada pria. Bahkan pria lebih berisiko mengalami masalah psikologis.

baca juga

Pasien virus corona Covid-19 dengan diagnosis psikiatrik positif sebelumnya akan menderita lebih parah daripada pasien yang belum pernah memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Para peneliti yang dipimpin oleh Dr Mario Gennaro Mazza, mengatakan hasil ini konsisten dengan studi epidemiologi sebelumnya. Mereka mengatakan efek psikiatris dapat disebabkan oleh respons kekebalan terhadap virus sendiri atau stresor psikologis seperti isolasi sosial, dampak psikologis dari penyakit parah dan berpotensi fatal menular ke orang lain.

Jika lamanya durasi rawat inap berkaitan dengan gejala PTSD, depresi, kecemasan dan OC. Sementara itu, pasien rawat jalan menunjukkan peningkatan kecemasan dan gangguan tidur.

"Mengingat keparahan yang lebih buruk dari virus corona Covid-19 pada pasien yang dirawat di rumah sakit, pengamatan ini menunjukkan bahwa lebih sedikit perawatan kesehatan bisa meningkatkan isolasi sosial dan kesepian akibat pandemi," jelas para peneliti.

Mereka mengatakan temuan ini mencerminkan penelitian sebelumnya tentang penyebaran virus corona Covid-19, termasuk SARS yang mana morbiditas psikiatris berkisar antara 10 persen hingga 35 persen pada tahap pasca-sakit.

Ada peringatan dari para ahli Inggris tentang gangguan otak pada pasien virus corona Covid-19. Gangguan otak ini termasuk peradangan otak, stroke dan psikosis yang berkaitan dengan virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengaku Habib dan Minta Paksa Sarung Santri, Pria 53 Tahun di Bogor Diamankan Warga

Mengaku Habib dan Minta Paksa Sarung Santri, Pria 53 Tahun di Bogor Diamankan Warga

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 10:34 WIB

Kronologi Remaja di Bengkulu Bunuh Ibu Kandung Saat Salat Dzuhur

Kronologi Remaja di Bengkulu Bunuh Ibu Kandung Saat Salat Dzuhur

News | Minggu, 03 Agustus 2025 | 17:00 WIB

Bukan Alergi, Rocky Gerung Yakin Jokowi Alami Gangguan Kejiwaan

Bukan Alergi, Rocky Gerung Yakin Jokowi Alami Gangguan Kejiwaan

News | Senin, 23 Juni 2025 | 13:55 WIB

Gangguan Kejiwaan atau Hanya Hobi Aneh? Pria Yunani Cium Bau Sepatu Tetangga

Gangguan Kejiwaan atau Hanya Hobi Aneh? Pria Yunani Cium Bau Sepatu Tetangga

News | Jum'at, 25 Oktober 2024 | 15:26 WIB

Tertawa Saat Diinterogasi, Ibu Pembunuh Anak di Bekasi Diduga Skizofrenia

Tertawa Saat Diinterogasi, Ibu Pembunuh Anak di Bekasi Diduga Skizofrenia

News | Jum'at, 08 Maret 2024 | 16:04 WIB

Meski Bukan Psikopat, Jessica Wongso Disebut Mengalami Kombinasi Dua Gangguan Kejiwaan!

Meski Bukan Psikopat, Jessica Wongso Disebut Mengalami Kombinasi Dua Gangguan Kejiwaan!

Lifestyle | Rabu, 04 Oktober 2023 | 09:25 WIB

Hati-Hati Stalking Termasuk Tanda Gangguan Mental, Erotomania! Ini Infonya!

Hati-Hati Stalking Termasuk Tanda Gangguan Mental, Erotomania! Ini Infonya!

Your Say | Selasa, 15 Agustus 2023 | 20:27 WIB

Wuhan Promosikan Pariwisatanya, Warganet di Twitter Malah Ngamuk Ingat Awal Mula Virus Corona

Wuhan Promosikan Pariwisatanya, Warganet di Twitter Malah Ngamuk Ingat Awal Mula Virus Corona

Lifestyle | Senin, 05 Desember 2022 | 17:00 WIB

Aksi Protes Pembatasan COVID-19 di China dan Penangkapan Jurnalis, Ribuan Massa Turun ke Jalan

Aksi Protes Pembatasan COVID-19 di China dan Penangkapan Jurnalis, Ribuan Massa Turun ke Jalan

Video | Selasa, 29 November 2022 | 12:05 WIB

Kasus Positif Covid-19 di RI Bertambah 6.699 Orang Pada Jumat Ini

Kasus Positif Covid-19 di RI Bertambah 6.699 Orang Pada Jumat Ini

News | Jum'at, 18 November 2022 | 17:45 WIB

Terkini

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 07:15 WIB

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:09 WIB

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

×