Ilmuwan AS Temukan Kemungkinan Cara Penyembuhan Covid-19, Apa Itu?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 05 Agustus 2020 | 14:17 WIB
Ilmuwan AS Temukan Kemungkinan Cara Penyembuhan Covid-19, Apa Itu?
Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat pandemi virus corona sudah menewaskan 704.438 orang dan menginfeksi lebih dari 18,7 juta orang di seluruh dunia.

Sejak tujuh bulan lalu, ratusan peneliti berusaha mengembangkan vaksin untuk melawan infeksi virus corona sekaligus mencari obat Covid-19 yang ampuh.

Berkaitan dengan hal ini, para ilmuwan Amerika Serikat mengklaim telah menemukan target terapi potensial untuk Covid-19.

Dalam sebuah penelitian yang terbit di jurnal Science Translational Medicine, para ilmuwan mengatakan mereka telah menemukan terapi yang menargetkan pemeran utama dalam replikasi virus di dalam tubuh manusia.

Peneliti mengklaim protease mirip 3C virus corona, yang dikenal 3CLpro, adalah target terapi yang kuat karena bagian tersebut memainkan peran penting dalam replikasi virus corona.

Menurut mereka, penggunaan inhibitor virus corona 3CLpro yang dioptimalkan, sebelumnya, terbukti dapat memblokir replikasi virus corona MERS-CoV dan SARS-CoV-2 dalam sel yang dikultur dan dalam model tikus untuk MERS.

COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML
COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML

"Makalah ini menjelaskan protease inhibitor yang menargetkan virus corona 3CLpro, yang merupakan target terapi yang terkenal," jelas Kyeong-Ok Chang, profesor di Universitas Negeri Kansas di Amerika Serikat.

Berdasarkan temuan mereka, para peneliti menyarankan rangkaian senyawa ini harus diselidiki lebih lanjut sebagai terapi potensial untuk infeksi virus corona pada manusia.

Dilansir The Health Site, hingga kini sudah ada 160 kelompok peneliti yang sedang berusaha menemukan dan mengembangkan vaksin potensial untuk virus corona jenis baru (SARS-CoV-2).

Di antara ratusan penelitian tersebut, sebanyak 26 kandidat sedang melakukan uji klinis terhadpa manusia di seluruh dunia.

Rusia telah membuat langkah besar dalam perlombaan ini dengan berencana merilis vaksin Covid-19 pertama di dunia bulan ini dan memulai kampanye vaksinasi massal mulai Oktober mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kodak Banting Setir Jadi Pabrik Obat Virus Corona

Kodak Banting Setir Jadi Pabrik Obat Virus Corona

News | Kamis, 30 Juli 2020 | 02:05 WIB

Cerita Ilmuwan Universitas Airlangga Temukan Obat Virus Corona

Cerita Ilmuwan Universitas Airlangga Temukan Obat Virus Corona

Jabar | Minggu, 14 Juni 2020 | 17:33 WIB

Cara Kerja Obat Virus Corona Temuan Ilmuwan Indonesia HIngga Matikan COVID

Cara Kerja Obat Virus Corona Temuan Ilmuwan Indonesia HIngga Matikan COVID

Jabar | Minggu, 14 Juni 2020 | 17:23 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB