Studi Membuktikan Obat Kumur Dapat Mengurangi Penyebaran Infeksi Covid-19

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 10:47 WIB
Studi Membuktikan Obat Kumur Dapat Mengurangi Penyebaran Infeksi Covid-19
Ilustrasi obat kumur. (Shutterstock)

Suara.com - Hampir delapan bulan sejak kasus Covid-19 pertama kali diumumkan, kini masyarakat pun harus masih terus berjuang mencegah penularan dengan mengikuti protokol kesehatan.

Dari memakai masker, cuci tangan rutin dan jaga jarak, ada berbagai kebiasaan baru tambahan saat pandemi ini. Bahkan penelitian terbaru dari sebuah badan ilmuwan, menyebut menggunakan obat kumur bisa menjadi kunci untuk menurunkan penyebaran infeksi virus corona yang mematikan.

Diterbitkan dalam Journal of Infectious Disease baru-baru ini, disebutkan bahwa berkumur dengan larutan obat kumur dapat membantu 'menonaktifkan' viral load SARS-COV-2 (nama virus penyebab Covid-19) yang bertahan di mulut dan tenggorokan. Sehingga, membantu mengurangi penyebaran infeksi.

Dilansir dari Times of India, peneliti mendasarkan bukti mereka menggunakan larutan desinfektan oral. Ini dilakukan setelah penelitian yang berbasis di Ruhr University Bochum di Jerman menemukan bahwa virus corona dalam jumlah besar ada di dalam saluran pernapasan bagian atas, termasuk mulut dan tenggorokan.

Delapan botol obat kumur berbeda yang dibeli di toko yang terbuat dari bahan berbeda diuji. Sebagian besar merek yang diteliti umumnya digunakan oleh penduduk Jerman.

Sejumlah obat kumur yang sedang diuji dicampur dengan virus dan partikel biomolekuler untuk menciptakan kembali efek air liur. Larutan tersebut dicampur bersama selama 30 detik untuk meniru berkumur dan melihat apakah larutan tersebut dapat menonaktifkan viral load.

Setelah jeda waktu, diamati bahwa sementara semua obat kumur mampu mengurangi viral load, 3 dari 8 sampel mampu membasmi sel virus lebih jauh.

Berdasarkan penelitian tersebut, para ilmuwan juga berharap dapat melakukan penelitian lain untuk melihat apakah obat kumur dapat menimbulkan respons yang sama pada pasien Covid-19 dan menentukan berapa lama partikel virus bertahan.

"Berkumur dengan obat kumur memang tidak bisa menghambat produksi virus di dalam sel, tapi bisa mengurangi viral load dalam jangka pendek dari sumber potensi infeksi terbesar, yakni di rongga mulut dan tenggorokan," ujar Toni Meister, rekan penulis dari studi.

baca juga

Peneliti juga percaya bahwa jika terbukti efektif, obat kumur dapat bertindak sebagai protokol standar dalam prosedur gigi dan semakin mengurangi risiko penularan.

Meski uji coba memperlihatkan hasil baik, ilmuwan mengeluarkan peringatan tentang eksperimen tersebut.

Sebab penelitian tersebut memperjelas bahwa penggunaan obat kumur tidak menjamin pengobatan untuk Covid-19 atau melindungi seseorang dari infeksi.

Perlu dicatat bahwa berkumur dengan larutan garam, membilas mulut dengan air asin atau hangat juga disebut-sebut sebagai klaim untuk membasmi virus di awal pandemi Covid-19.

Namun tidak ada bukti nyata bahwa semua itu bekerja, dan karenanya tidak boleh diandalkan. Nasihat medis dan tindakan non-farmasi seperti jarak sosial dan sanitasi adalah satu-satunya tindakan yang benar-benar berhasil mencegah penularan Covid-19 pada saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puluhan Warga Bandung akan Disuntik Vaksin Corona Sinovac, Ini 5 Lokasinya

Puluhan Warga Bandung akan Disuntik Vaksin Corona Sinovac, Ini 5 Lokasinya

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 10:20 WIB

Kabar Baik, Dokter Temukan Cara Agar Pasien Covid-19 Stop Pakai Ventilator

Kabar Baik, Dokter Temukan Cara Agar Pasien Covid-19 Stop Pakai Ventilator

Health | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 10:02 WIB

Update Covid-19 Global: Kasus di ASEAN Terus Bertambah Kecuali 2 Negara Ini

Update Covid-19 Global: Kasus di ASEAN Terus Bertambah Kecuali 2 Negara Ini

Health | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 09:33 WIB

Terkini

Titik Terang Pencarian: Sinyal Terakhir 5 Jurnalis Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi

Titik Terang Pencarian: Sinyal Terakhir 5 Jurnalis Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:39 WIB

Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar

Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 17:36 WIB

Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan

Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 17:30 WIB

TransJakarta Bantah Sopir Ugal-ugalan: CCTV Ungkap Pemotor Potong Jalur!

TransJakarta Bantah Sopir Ugal-ugalan: CCTV Ungkap Pemotor Potong Jalur!

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:30 WIB

Hasil Super League: Persija Menang Dramatis atas Persib di Stadion GBK

Hasil Super League: Persija Menang Dramatis atas Persib di Stadion GBK

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 17:27 WIB

Motif Pengeroyokan Bambang Terungkap! Tersangka Ngaku Kesal Mata Pencaharian Terganggu Kericuhan

Motif Pengeroyokan Bambang Terungkap! Tersangka Ngaku Kesal Mata Pencaharian Terganggu Kericuhan

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:26 WIB

Riset Ilmuwan Menemukan Formula Protein Baru Penawar Bisa Ular Derik

Riset Ilmuwan Menemukan Formula Protein Baru Penawar Bisa Ular Derik

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 17:25 WIB

Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru

Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 17:23 WIB

Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung

Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 17:23 WIB

Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga

Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 17:16 WIB

×