Studi Temukan Makanan Bisa Pengaruhi Kesehatan Rambut

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 17 Agustus 2020 | 08:25 WIB
Studi Temukan Makanan Bisa Pengaruhi Kesehatan Rambut
Ilustrasi kesehatan rambut. (Shutterstock)

Suara.com - Kesehatan tubuh sangat terpengaruh dari apa yang Anda makan, termasuk juga kesehatan rambut.

Para peneliti dari Universitas Utah mengumpulkan rambut yang dibuang tukang cukur dan salon rambut dari 65 kota di seluruh Amerika Serikat. Berdasarkan jejak kimiawi, para ilmuwan menemukan bahwa makanan Amerika didominasi oleh protein hewani seperti daging dan susu.

Analisis rambut ini juga bisa mendeteksi pola diet masyarakat dan risiko kesehatannya, demikian kata para peneliti.

"Kesimpulannya di sini adalah bahwa kami berpotensi dapat mengidentifikasi pola kebiasaan diet regional, nasional, dan temporal dengan pendekatan ini," kata James Ehleringer, penulis utama studi dan profesor di Fakultas Ilmu Biologi Universitas Utah, dikutip dari CNN.

Variasi isotop karbon yang ditemukan pada rambut, kata Ehleringer, sama dengan yang ada pada produk makanan yang berbeda, baik dikonsumsi secara langsung maupun tidak langsung melalui pakan ternak, yang di Amerika Serikat biasanya berupa jagung.

Studi yang diterbitkan di jurnal PNAS itu juga menemukan bahwa protein hewani, seperti daging dan susu, rata-rata menyumbang 57 persen dari makanan di AS. Pola makan yang kaya protein, berbeda dengan pola makan nabati, dikaitkan dengan risiko lebih besar dari masalah kesehatan seperti penyakit jantung, kata para peneliti.

Survei menunjukkan bahwa setidaknya seperempat anak-anak dan orang dewasa di seluruh Amerika Serikat mengonsumsi makanan cepat saji setiap hari, studi tersebut mencatat.

Analisis juga menunjukkan bahwa berdasarkan status sosial ekonomi yang lebih rendah, diukur dari informasi biaya hidup dan pendapatan, proporsi protein hewani yang dimakan akan lebih tinggi. Di mana protein menyumbang sebanyak 75 persen dari makanan.

Untuk kota Salt Lake, studi tersebut menggunakan data SIM untuk menghitung tren indeks massa tubuh pada masyarakat di sana. Para penulis menemukan bahwa rasio isotop pada proporsi protein yang lebih tinggi dalam makanan berisiko meningkatkan obesitas.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inilah 5 Ide Gaya Rambut Pendek Ala Artis Yang Menawan

Inilah 5 Ide Gaya Rambut Pendek Ala Artis Yang Menawan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 15:11 WIB

Tak Terduga, Covid-19 Juga Bisa Bikin Rambut Rontok

Tak Terduga, Covid-19 Juga Bisa Bikin Rambut Rontok

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 08:54 WIB

Rahasia di Balik Rambut Putri Diana yang Tak Pernah Panjang

Rahasia di Balik Rambut Putri Diana yang Tak Pernah Panjang

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 06:03 WIB

Terkini

Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?

Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:49 WIB

25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur

25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur

Bali | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:14 WIB

Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:00 WIB

Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat

Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat

Foto | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:00 WIB

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:19 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:01 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:42 WIB

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:27 WIB

×