Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Benua Afrika Dinyatakan Bebas Polio!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 26 Agustus 2020 | 10:12 WIB
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Benua Afrika Dinyatakan Bebas Polio!
Warga Afrika [Anadolu Agency]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa di seluruh Afrika telah bebas dari polio, setelah puluhan tahun bekerja sama dengan koalisi badan kesehatan internasional, pemerintah nasional dan lokal, relawan serta penyintas, Selasa (25/8/2020).

Komisi Sertifikasi Regional Afrika (ARCC) mencatat kasus poliio terakhir terjadi pada 2016 di Nigeria utara. Sekarang, benua itu bebas dari virus, penyebab kelumpuhan yang tidak dapat disembuhkan dan, dalam beberapa kasus, kematian.

Pencapaian tersebut merupakan hasil dari kampanye vaksinasi dan memantau anak-anak di Borno, negara bagian di Nigeria.

"Ini merupakan usaha yang sangat penting, besar, dengan ketekunan yang luar biasa," tutur Matshidiso Moeti, direktur WHO regional untuk Afrika.

Menurut Moeti, faktor kunci keberhasilan pemberantasan ini adalah peningkatan pengawasan, mengatasi skeptisme vaksin dan menggandeng penyintas polio untuk masuk ke dalam tim.

Ilustrasi imunisasi polio (Shutterstock)

"Saya sangat ingin memberikan penghormatan kepada para penyintas polio, yang telah bergabung dalam perjuangan, yang telah berbagi pengalaman tentang disabilitas akibat polio dan dampaknya terhadap kehidupan mereka," sambungnya, dilansir The Guardian.

Perjuangan selanjutnya adalah meningkatkan taraf hidup para penyintas, kata Moeti.

"Momen ini menggarisbawahi pentingnya memperhatikan dan memprioritaskan kebutuhan penyandang disabilitas di kawasan Afrika dengan lebih baik," lanjutnya.

Musbahu Lawan Didi, salah satu pendiri Asosiasi Korban Polio Nigeria, mengungkapkan 90 persen penderita polio di begara tersebut hidup dalam kemiskinan.

"Banyak dari kita yang turun ke jalan untuk bertahan hidup, mengemis. Seharusnya tidak demikian," tandasnya.

Polio atau poliomyelitis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus enterovirus, yang lebih dikenal dengan virus polio.

Berdasarkan Cleveland Clinic, penyakit ini ditularkan melalui kontak dengan orang terinfeksi, terutama melalui fecal-oral.

Ilustrasi virus Polio. [Shutterstock]
Ilustrasi virus Polio. [Shutterstock]

Virus masuk ke tubuh melalui mulut atau sistem pernapasan dan berkembang biak di tenggorokan dan usus.

Mereka dapat berjalan melalui darah dan memasuki sistem saraf pusat (sumsum tulang belakang dan otak), menyebabkan kelemahan otot, kelumpuhan , dan dalam beberapa kasus, kematian. Virus keluar dari tubuh melalui feses (feses).

Polio juga bisa ditularkan dengan memegang benda yang terkontaminasi feses yang mengandung virus lalu memasukkan tangan ke dalam mulut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hidup Miskin, Pasutri Renta di Gunungkidul Rawat Cucu Sakit Polio

Hidup Miskin, Pasutri Renta di Gunungkidul Rawat Cucu Sakit Polio

Jogja | Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:20 WIB

Bisakah Vaksin Polio Lindungi Seorang dari Covid-19? Ini Kata Peneliti

Bisakah Vaksin Polio Lindungi Seorang dari Covid-19? Ini Kata Peneliti

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 15:44 WIB

Peneliti Menguji Vaksin Polio Oral untuk Melawan Covid-19

Peneliti Menguji Vaksin Polio Oral untuk Melawan Covid-19

Health | Minggu, 14 Juni 2020 | 13:14 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB