Tidak Perlu Menghindarinya, Begini Tips Aman Makan Nasi saat Diet!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 26 Agustus 2020 | 13:00 WIB
Tidak Perlu Menghindarinya, Begini Tips Aman Makan Nasi saat Diet!
Ilustrasi nasi (Shutterstock)

Suara.com - Bagi orang yang sedang dalam program penurunan berat badan, nasi putih seolah menjadi makanan yang harus dihindari. Inilah mengapa beberapa dari mereka beralih ke beras merah atau bahkan, tidak mengonsumsinya sama sekali.

Nasi putih memang lebih banyak mengandung karbohidrat dan kalori, serta lebih sedikit nutrisi lainnya. Sebanyak 60 gram beras mengandung 80 kalori, satu gram protein, 0,1 gram lemak, dan 18 gram karbohidrat.

Sebenarnya, nasi putih masih bisa dikonsumsi bagi orang yang sedang diet. Selama Anda mengontrol porsi dan mempertahankan pola makan seimbang serta berolahraga.

Cara Aman Makan Nasi Putih Saat Diet Penurunan Berat Badan

Jika ingin menurunkan berat badan, Anda perlu makan lebih sedikit kalori daripada yang dibakar setiap hari. Inilah alasan mengapa kebanyakan diet membatasi konsumsi kalori berlebih .

Nasi putih sebenarnya biji-bijian bebas gluten yang mudah dicerna, rendah lemak, dan mengandung sejumlah vitamin B.

Nasi putih. [Shutterstock]
Nasi putih. [Shutterstock]

Dilansir The Health Site, berikut cara mengonsumsi nasi putih saat menjalani program diet penurunan berat badan.

1. Kontrol porsi

Makan nasi dalam porsi kecil untuk membatasi jumlah kalori dan jangan memasukkan makanan lain yang mengandung karbohidrat.

baca juga

2. Konsumsi dengan banyak sayuran

Nasi putih penuh dengan pati yang mudah terurai. Ini dapat menyebabkan lonjakan energi, diikuti dengan penurunan gula darah, membuat Anda lebih cepat lapar.

Itulah sebabnya ahli gizi merekomendasikan untuk mengonsumsi nasi putih dengan banyak sayuran kaya serat yang baik untuk pencernaan dan membuat Anda kenyang lebih lama.

3. Cara memasaknya

Hindari mengonsumsi nasi goreng atau nasi yang digoreng dengan mentega. Sebab, pada akhirnya Anda hanya akan menambahkan kalori di dalamnya.

4. Hindari konsumsi nasi putih di malam hari

Karena nasi mudah dicerna, tubuh tidak akan mendapatkan nutrisi selama beberapa jam ke depan saat tertidur. Hal ini akan memicu rasa lapar saat Anda bangun.

Makanan berserat tinggi adalah pilihan yang baik untuk makan malam. Anda juga bisa makan salad atau sup di malam hari tanpa nasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak dengan ADHD Tidak Dianjurkan Makan Nasi Putih dan Kentang, Mengapa?

Anak dengan ADHD Tidak Dianjurkan Makan Nasi Putih dan Kentang, Mengapa?

Health | Sabtu, 25 Juli 2020 | 13:30 WIB

Diklaim Setara 1 Porsi Nasi Putih, Warganet Ini Makan Ayam Pakai Kue Nastar

Diklaim Setara 1 Porsi Nasi Putih, Warganet Ini Makan Ayam Pakai Kue Nastar

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2020 | 14:35 WIB

Suka Makan Nasi Putih yang Sudah Dingin? Ini Keuntungannya bagi Tubuh!

Suka Makan Nasi Putih yang Sudah Dingin? Ini Keuntungannya bagi Tubuh!

Health | Selasa, 18 Februari 2020 | 19:48 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB