Update Covid-19 Global: Kasus di Brasil Melambat, India Malah Pecah Rekor

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 03 September 2020 | 09:05 WIB
Update Covid-19 Global: Kasus di Brasil Melambat, India Malah Pecah Rekor
Ilustrasi update covid-19 [Unsplash/Fusion Medical Animation]

Suara.com - Brasil alami perlambatan jumlah infeksi harian Covid-19 untuk pertama kalinya. Para peneliti di Imperial College London menghitung bahwa tingkat penularan di Brasil atau R0 telah di bawah satu.

Artinya  setiap orang yang terinfeksi virus corona jenis baru itu menyebarkan ke orang lain tidak lebih atau kurang dari satu.

Penurunan juga terjadi pada angka kematian Covid-19 per hari. Namun diakui statistik pemerintah Brasil masih tidak stabil. Meski angka kematian harian sempat di bawah 900 pada pekan lalu, namun kembali di atas 1000 kematian sejak dua hari lalu. 

Para ahli mengingatkan masih terlalu dini untuk mengatakan kondisi terburuk sudah berakhir. Apalagi kasus positif virus corona di Brasil saat ini telah lebih dari 4 juta orang dan menewaskan 123.899 jiwa. 

"Kami berada pada tren menurun dibandingkan dengan dataran tinggi sebelumnya. Tapi, angkanya masih tinggi dan kita harus tetap waspada agar tidak bertambah lagi," kata Roberto Medronho, pakar penyakit menular di Universitas Federal Rio de Janeiro dikutip dari Channel News Asia.

Kondisi berbeda justru dialami India. Negara yang memiliki kasus Covid-19 terbanyak ketiga di dunia itu kembali pecah rekor terhadap infeksi harian. Tercatat ada 82.860 orang baru terkonfirmasi positif virus corona. India kini memiliki total kasus Covid-19 sebanyak 3.848.968 orang. 

India awalnya sempat mendapat pujian dari beberapa ahli karena tindakan awal Perdana Menteri Narendra Modi memerintahkan penguncian nasional pada Maret lalu. Ketika itu, India melaporkan infeksi harian kurang dari 100 kasus.

Namun akibat pembatasan wilayah, ekonomi India menyusut hampir seperempat pada bulan April hingga Juni. Tekanan meningkat pada pembuat kebijakan untuk memulai aktivitas ekonomi, terlepas dari tingginya jumlah kasus baru.

Secara global, Brasil dan India berada pada posisi tiga besar negara dengan kasus Covid-19 terbanyak. Amerika Serikat masih jadi yang terbanyak dengan total infeksi SARS COV-2 mencapai lebih dari 6,2 juta kasus. 

AS menyumpang seperempat total infeksi di dunia yang tercatat ada sebanyak 26,1 juta kasus tersebar di 215 negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unik, Layangan Ini Bergambar Virus Corona

Unik, Layangan Ini Bergambar Virus Corona

Foto | Kamis, 03 September 2020 | 08:31 WIB

Ricuh! Ratusan Warga Ambil Paksa Jasad Pasien Corona, Pantura Sampai Macet

Ricuh! Ratusan Warga Ambil Paksa Jasad Pasien Corona, Pantura Sampai Macet

Jatim | Kamis, 03 September 2020 | 08:03 WIB

Warna Dahak Bisa Deteksi Adanya Virus Corona Covid-19, Begini Cirinya!

Warna Dahak Bisa Deteksi Adanya Virus Corona Covid-19, Begini Cirinya!

Health | Kamis, 03 September 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB