Waspada! Kelamaan WFH Bisa Picu Masalah Punggung hingga Penglihatan

Selasa, 08 September 2020 | 08:10 WIB
Waspada! Kelamaan WFH Bisa Picu Masalah Punggung hingga Penglihatan
Ilustrasi bekerja di rumah (Pexels/Energepic)

Suara.com - Selama pandemi, banyak pekerja diminta untuk bekerja di rumah atau Work From Home (WFH). Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko penyebaran virus corona Covid-19 di lingkungan kerja.

Melansir dari Times of India, WFH sayangnya telah meningkatkan berbagai keluhan kesehatan. Hal ini disebabkan posisi duduk selama bekerja saat WFH dan kelamaan mantengin layar gawai.

"Kita sekarang sufah lima bulan memasuki pandemi dan jam WFH lebih dari jam kantor. Di rumah, kebanyakan orang duduk dengan laptop mereka di tempat tidur, tanpa sandaran punggung yang tepat dan inilah yang menyebabkan masalah punggung bawah,"kata konsultan senior ortopedi dan kedokteran olahraga, dokter Hemant Kalyan.

"Beberapa orang juga memilih bekerja di sofa atau duduk di meja makan. Hal ini menyebabkan mereka menjulurkan leher dan mengakibatkan masalah leher," jelasnya.

Ilustrasi sakit pinggang karena penyakit ginjal. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit pinggang. (Shutterstock)

Masalah lain yang disebabkan oleh WFH adalah sakit dan nyeri di bahu, tangan, pergelangan tangan, hingga kram di kaki. Hal ini disebabkan karena kebanyakan orang tidak memiliki kursi yang tepat untuk bekerja.

"Bekerja dari rumah dapat menyebabkan peningkatan gangguan muskuloskeletal at dan cedera stres yang berulang," kata dokter Deepak Inamdar, ahli bedah ortopedi dan penggantian sendi.

Untuk mengatasi masalah tulang, para dokter menyarankan agar berolahraga dan cobalah lebih sering terkena paparan sinar matahari. Sebab selama WFH, banyak orang yang mengalami kekurangan vitamin D yang baik untuk tulang.

"Orang perlu memastikan bahwa olahraga biasa cukup dilakukan untuk menjaga kesehatan otot. Dan mereka yang kurang terpapar sinar matahari, perlu mengonsumsi suplemen vitamin D," kata dokter Hermant.

Sementara efeknya pada mata, dokter melihat adanya peningkatan masalah mata berair, kemerahan, penglihatan kabur, hingga penglihatan ganda selama pandemi.

Baca Juga: Manfaat WFH untuk Miss V dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

"Orang juga bisa mengalami miopia atau rabun jauh. Ini adalah gejala sindrom penglihatan komputer," kata konsultan dokter mata, dokter Mridula Pentapati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI