Ilmuwan San Francisco Temukan Virus Corona Memotong Serat Jantung

Irwan Febri Rialdi, Rosiana Chozanah

Kamis, 10 September 2020 | 19:33 WIB
Ilmuwan San Francisco Temukan Virus Corona Memotong Serat Jantung
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Sebuah studi baru di laboratorium menemukan virus corona jenis baru tampaknya 'mengiris' serat otot jantung menjadi fragmen kecil. Ini terlihat ketika virus menginfeksi sel jantung di piring laboratorium.

Pemotongan serat otot ini dapat merusak sel-sel jantung secara permanen. Para peneliti menemukan bukti bahwa proses serupa juga dapat terjadi pada jantung pasien Covid-19.

Meski begitu, tamuan baru ini yang dipublikasikan ke database preprint bioRXiv pada 25 Agustus, belum diterbitkan dalam jurnal peer-review, atau terbukti terjadi pada manusia.

Penemuan ini tidak pernah dilihat para peneliti sebelumnya, mereka mengatakan tidak ada penyakit lain yang diketahui memengaruhi sel jantung dengan cara seperti ini.

"Apa yang kami lihat benar-benar tidak normal," kata penulis studi Todd McDevitt, peneliti senior di Gladstone Institutes, organisasi penelitian nirlaba di San Francisco, dilansir Live Science.

Penampakan studi virus corona memengaruhi sel otot jantung (gladstone.org/Gladstone Institute)
Penampakan studi virus corona memengaruhi sel otot jantung (gladstone.org/Gladstone Institute)

Penemuan baru ini dapat menjelaskan bagaimana Covid-19 menyebabkan kerusakan pada jantung.

Penemuan sebelumnya menemukan tanda-tanda kelainan jantung pada pasien Covid-19, termasuk radang otot jantung, bahkan pada kasus yang relatif ringan.

Untuk studi baru, para peneliti menggunakan sel punca khusus untuk membuat tiga jenis sel jantung, yang dikenal sebagai kardiomiosit, fibroblas jantung, dan sel endotel. Di piring laboratorium, sel-sel ini kemudian terpapar SARS-CoV-2.

Dari ketiga jenis sel tersebut, virus corona jenis baru dapat menginfeksi dan membuat salinan dirinya hanya di dalam kardiomiosit, atau sel otot jantung.

baca juga

Kardiomiosit mengandung serat otot yang terdiri dari unit-unit yang disebut sarkomer, yang penting untuk kontraksi otot untuk menghasilkan detak jantung.

Sarkomer ini biasanya berbaris ke arah yang sama untuk membentuk filamen (benang-benang tipis yang tersusun dari aktin dan protein) panjang.

Namun, studi piring laboratorium mengungkapkan filamen sarkomer dipotong menjadi fragmen kecil.

Penampakan Saluran Napas Manusia yang Dipenuhi Virus Corona. (The New England Journal of Medicine/Live Science)
Penampakan Saluran Napas Manusia yang Dipenuhi Virus Corona. (The New England Journal of Medicine/Live Science)

"Gangguan sarkomer yang kami temukan (di piring laboratorium) akan membuat sel otot jantung tidak mungkin berdetak dengan benar," kata rekan penulis studi Dr. Bruce Conklin, juga seorang peneliti senior di Gladstone Institutes.

Meski demikian, temuan di piring laboratorium tidak selalu diterjemahkan ke dalam kehidupan nyata. Jadi, para peneliti menganalisis sampel otopsi jaringan jantung dari tiga pasien Covid-19.

Mereka melihat bahwa filamen sakomer tidak teratur dan memiliki pola yang mirip, tetapi tidak sama persis, seperti pada percobaan.

Diperlukan lebih banyak penelitian untuk melihat apakah perubahan sarkomer yang terlihat pada sel jantung bersifat permanen.

"Saya berharap pekerjaan kami memotivasi para dokter untuk meninjau sampel pasien mereka untuk mulai mencari masalah ini," kata McDevitt.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirut Prodia: Virus Corona Sangat Infeksius, Pemeriksaannya Perlu SDM Ahli

Dirut Prodia: Virus Corona Sangat Infeksius, Pemeriksaannya Perlu SDM Ahli

Health | Kamis, 10 September 2020 | 14:14 WIB

Awas, Virus Corona Bisa Bertahan di Ikan Salmon Selama Seminggu

Awas, Virus Corona Bisa Bertahan di Ikan Salmon Selama Seminggu

Health | Kamis, 10 September 2020 | 13:50 WIB

Awas, Infeksi Usus Terlalu Lama Bisa Jadi Gejala Virus Corona Covid-19

Awas, Infeksi Usus Terlalu Lama Bisa Jadi Gejala Virus Corona Covid-19

Health | Kamis, 10 September 2020 | 13:41 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB