Update Covid-19 Global: Inggris Tingkatkan Kewaspadaan, Makin Cepat Menular

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 22 September 2020 | 09:49 WIB
Update Covid-19 Global: Inggris Tingkatkan Kewaspadaan, Makin Cepat Menular
Ilustrasi update covid-19 [Unsplash/Fusion Medical Animation]

Suara.com - Dunia masih dibuat waspada dengan penularan infeksi Covid-19. Sejak mewabah pada akhir 2019 di Wuhan, China, saat ini virus corona jenis baru tersebut telah menginfeksi lebih dari 31,4 juta orang di 215 negara di dunia.

Angka itu berdasarkan yang dilaporkan melalui situs worldomenters per Selasa, 22 September pukul 01.07 GMT atau 08.15 WIB. Tercatat infeksi baru mencapai 226.037 orang hanya dalam satu hari. 

Sementara angka kematian bertambah 4.020 total secara global menjadi 968.905 jiwa. Dan pasien yang telah dinyatakan sembuh dari infeksi Covid-19 tercatat lebih dari 23 juta orang di dunia.

Di sisi lain, petugas medis Inggris menaikkan tingkat kewaspadaan terhadap infeksi Covid-19 dengan mengatakan virus itu beredar di udara dan memiliki kemampuan penularan yang tinggi.

Langkah itu dilakukan ketika Perdana Menteri Inggris Boris Johnson diperkirakan akan mengumumkan pembatasan wilayah lebih lanjut hari ini. 

Kepala petugas medis Inggris, Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara, mengatakan bahwa kasus meningkat dengan cepat dan mungkin secara eksponensial.

"Meningkatkan kewaspadaan dari tiga menjadi empat, tingkat tertinggi kedua, atas saran dari Pusat Keamanan Hayati Bersama," katanya dikutip dari SCMP.

Perubahan itu terjadi beberapa jam setelah pakar kesehatan Inggris terkemuka lainnya memperingatkan publik bahwa mereka harus lebih bersabar untuk mengendalikan gelombang kedua pandemi Covid-19.

Kepala Petugas Ilmiah Patrick Vallance dan Kepala Petugas Medis Chris Whitty mengatakan, setelah peningkatan infeksi baru secara perlahan selama musim panas, jumlah kasus baru Covid-19 berlipat ganda setiap tujuh hari. 

Mereka mengatakan infeksi baru dapat meningkat sepuluh kali lipat menjadi hampir 50.000 per hari pada bulan depan jika tidak ada yang dilakukan sejak sekarang untuk membendung penularan.

Di negara lain, peningkatan infeksi telah menyebabkan peningkatan kematian, kata Whitty. "Kami, dalam arti yang sangat buruk, benar-benar berubah arah setelah berminggu-minggu infeksi meningkat," katanya.

Inggris jadi negara keempat kasus Covid-19 terbanyak di Eropa dengan jumlah 398.625 infeksi virus corona, bertambah 4.368 dalam waktu 24 jam.

Meski begitu, angka kematiannya tercatat jadi yang tertinggi di Eropa, sebanyak 41.788 jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumut Mencapai 60 Persen

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumut Mencapai 60 Persen

Sumut | Selasa, 22 September 2020 | 09:31 WIB

Kasus Covid-19 DIY Meningkat, Pelanggar Protokol Kesehatan Malah Bertambah

Kasus Covid-19 DIY Meningkat, Pelanggar Protokol Kesehatan Malah Bertambah

Jogja | Selasa, 22 September 2020 | 08:02 WIB

Tekan Penyebaran Covid-19, Nias Akan Punya Laboratorium PCR

Tekan Penyebaran Covid-19, Nias Akan Punya Laboratorium PCR

Sumut | Selasa, 22 September 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB