Jangan Panik, 4 Trik Atasi Nyeri Punggung akibat Duduk Terlalu Lama

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Rabu, 23 September 2020 | 11:43 WIB
Jangan Panik, 4 Trik Atasi Nyeri Punggung akibat Duduk Terlalu Lama
Nyeri atau sakit punggung. (Shutterstock)

Suara.com - Bekerja yang membutuhkan waktu lama untuk duduk bisa membuat nyeri punggung dan pegal. Sumber rasa sakitnya dapat berasal dari ligamen, persendian, dan otot, atau bisa juga psikososial akibat stres dan otak yang salah membaca pesan dari otot dan saraf di punggung.

Sayangnya, karena working from home (WFH) yang dilakukan sejak pandemi virus corona terjadi, beberapa orang bekerja lebih lama. Kondisi ini dapat meningkatkan nyeri punggung, baik secara fisik maupun akibat stres.

Dilansir Body and Soul, berikut 5 hal yang perlu diketahui tentang sakit punggung :

1. Postur tubuh memang penting tetapi bukan satu-satunya penyebab nyeri

Banyak nyeri punggung yang disebabkan oleh postur tubuh. Namun bukan karena postur buruk yang menjadi penyebabnya, melainkan postur yang tidak biasa mereka lakukan.

Jika seseorang dengan postur tubuh yang baik menghabiskan waktu lama dalam posisi bungkuk, persendian dan ototnya akan menjadi nyeri. Ini juga berlaku sebaliknya.

Bahkan, seringkali mencoba memperbaiki postur tubuh dari buruk menjadi baik, bisa lebih meningkatkan nyeri punggung.

Ilustrasi mengetik, bekerja menggunakan laptop. [Shutterstock]
Ilustrasi mengetik, bekerja menggunakan laptop. [Shutterstock]

2. Perhatikan tubuh

Saat otot atau ligamen kelebihan beban, Anda bisa merasakannya. Anda biasanya akan merasakan semburan nyeri kecil saat bergerak dengan cara tertentu, nyeri yang dalam, atau rasa tegang pada otot.

baca juga

Ini adalah tanda pertama bahwa ada sesuatu yang perlu diubah karena otot atau ligamen tidak sesuai dengan postur atau posisi saat itu atau aktivitas yang Anda lakukan.

3. Hindari punggung atas yang kaku

Punggung atas atau tulang belakang dada adalah bagian yang paling sedikit bergerak karena hubungannya dengan tulang rusuk.

Tapi, area ini merupakan bagian punggung yang akan menegang terlebih dahulu, kemudian leher dan punggung bawah akan mengimbangi sehingga menyebabkan rasa sakit.

Cara menghindarinya adalah tidur telentang dengan gulungan handuk ditempatkan di sekitar tulang belikat. Coba tahan posisi ini selama 20-30 detik setiap hari setelah bekerja.

4. Miringkan layar komputer agar tidak membungkuk

Ketahui ketinggian layar yang Anda butuhkan. Beri dudukan di bawah laptop lebih baik daripada Anda harus membungkuk. Hal ini akan membuat Anda duduk tegak sehingga layar sejajar dengan mata.

Manfaat lainnya dari pengaturan ini adalah membuat mata tidak tegang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mungkin Mandinya Kurang Bersih, 6 Hal Krusial tentang Jerawat Punggung

Mungkin Mandinya Kurang Bersih, 6 Hal Krusial tentang Jerawat Punggung

Lifestyle | Selasa, 22 September 2020 | 07:04 WIB

Ari Lasso Dirawat karena Sakit Punggung, Ketahui Gejala dan Faktor Risiko

Ari Lasso Dirawat karena Sakit Punggung, Ketahui Gejala dan Faktor Risiko

Health | Kamis, 17 September 2020 | 13:46 WIB

Waspada, Nyeri Otot hingga Punggung Bisa Jadi Tanda Kekurangan Vitamin D

Waspada, Nyeri Otot hingga Punggung Bisa Jadi Tanda Kekurangan Vitamin D

Health | Rabu, 09 September 2020 | 20:29 WIB

Terkini

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

×