Waspada, Hewan Mamalia di Sekitar Kita Mungkin Rentan Virus Corona

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 09 Oktober 2020 | 09:00 WIB
Waspada, Hewan Mamalia di Sekitar Kita Mungkin Rentan Virus Corona
Ilustrasi kucing. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak ahli setuju bahwa virus corona Covid-19 mungkin telah berpindah dari hewan ke manusia. Mereka menduga kelelawar adalah sumber penularan yang paling mungkin.

Namun, beberapa peneliti belum meyakini hal tersebut. Masih dibutuhkan banyak penelitian untuk memahami apakah dan bagaimana hewan-hewan dapat terinfeksi SARS-CoV-2.

Berangkat dari masalah ini, peneliti dari University College London menyelidiki bagaimana lonjakan protein dari SARS-CoV-2 berinteraksi dengan reseptor angiotensin converting enzyme-2 (ACE2).

Dilansir The Health Site, reseptor ini adalah 'pintu masuk' bagi virus corona dalam menginfeksi inang.

Fokus penelitian adalah apakah mutasi protein ACE2 pada 215 hewan yang berbeda akan mengurangi stabilitas kompleks pengikatan antara protein virus dan protein inang.

Ilustrasi kucing pakai masker. [Chiplanay/Pixabay]
Ilustrasi kucing pakai masker. [Chiplanay/Pixabay]

Studi yang terbit dalam Scientific Reports ini juga mengatakan sekitar 26 hewan yang sering bersentuhan dengan manusia mungkin rentan terhadap SARS-CoV-2.

Dalam studi laboratorium, peneliti memprediksi kemungkinan infeksi pada hewan mamalia, seperti kucing domestik, anjing, cerpelai, singa, harimau, musang, dan kera.

Mereka juga menemukan, untuk beberapa hewan seperti domba dan kera besar (simpanse, gorila, orangutan, bonobo), protein mampu mengikat sekuat yang mereka lakukan ketika virus menginfeksi manusia.

Beberapa hewan, seperti domba, belum diteliti dengan uji infeksi, sehingga tidak bisa dipastikan apakah hewan tersebut dapat tertular.

Tim peneliti juga melakukan analisis struktural yang lebih rinci untuk hewan tertentu, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana risiko infeksi dapat berbeda antar spesies hewan.

Dengan membandingkan temuan mereka dengan data eksperimental lain, peneliti dapat menetapkan ambang batas untuk memprediksi hewan mana yang berisiko terinfeksi, dan mana yang kemungkinan besar tidak dapat terinfeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Belgia: Virus Corona Covid-19 Bisa Menular ke Hewan Liar

Studi Belgia: Virus Corona Covid-19 Bisa Menular ke Hewan Liar

Health | Kamis, 08 Oktober 2020 | 16:16 WIB

Hewan Berkantung Ini untuk Pertama Kalinya Dilepaskan sejak 3.000 Tahun

Hewan Berkantung Ini untuk Pertama Kalinya Dilepaskan sejak 3.000 Tahun

News | Rabu, 07 Oktober 2020 | 15:54 WIB

Secara Bertahap, Prancis Larang Sirkus Gunakan Hewan Liar

Secara Bertahap, Prancis Larang Sirkus Gunakan Hewan Liar

News | Minggu, 04 Oktober 2020 | 10:04 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB