8 Mitos Seputar Nutrisi yang Banyak Dipercaya Masyarakat

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Selasa, 27 Oktober 2020 | 19:15 WIB
8 Mitos Seputar Nutrisi yang Banyak Dipercaya Masyarakat
Ilustrasi nutrisi. (Shutterstock)

Suara.com - Maraknya mitos seputar nutrisi di tengah masyarakat yang belum jelas kebenarannya, tentu akan berdampak pada sulitnya kita mendapatkan informasi yang tepat sesuai dengan kebutuhan tubuh. 

Hal tersebut menunjukkan betapa pentingnya kita mendapatkan pengetahuan yang akurat dari sumber yang dapat dipercaya.

Agar masyarakat bisa mendapatkan pengetahuan mengenai nutrisi dan pentingnya bagi kesehatan tubuh, berikut 8 mitos yang perlu diluruskan, yang sering beredar di kawasan Asia Pasifik, berdasarkan survei yang dilakukan Herbalife Nutrition Asia Pacific Nutrition Myths Survey 2020.

1. Mitos 1: Karbohidrat dapat menambah berat badan

Ilustrasi sandwich rendah karbohidrat, sandwich sehat, sarapan sehat. (Shutterstock)
Ilustrasi sandwich rendah karbohidrat, sandwich sehat, sarapan sehat. (Shutterstock)

Fakta: Mengkonsumsi Karbohidrat saja tidak menyebabkan penambahan berat  badan, tapi juga menambah kalori.  Herbalife Nutrition merekomendasikan karbohidrat hanya memenuhi 40 persen kebutuhan kalori harianmu.
 
Sumber karbohidrat yang sehat seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan biji-bijian juga memberikan nutrisi penting seperti kalsium, zat besi dan vitamin B.

2. Mitos 2: Semakin berumur, semakin sedikit protein yang dibutuhkan.

Fakta: Memasuki usia 40 tahun kita kemungkinan akan mengalami penurunan fungsi dan massa otot secara bertahap atau dikenal dengan sarcopenia.

Proses ini bisa dimitigasi dengan meningkatkan asupan protein dan melakukan latihan ketahanan yang disesuaikan dengan usia.

3. Mitos 3: Kafein menyebabkan dehidrasi

baca juga
Ilustrasi Secangkir kopi akan membuat Anda lebih semangat. (sumber: visualphotos)
Ilustrasi Secangkir kopi akan membuat Anda lebih semangat. (sumber: visualphotos)

Fakta: Meskipun kafein memilikiaifat diuretik (menyebabkan naiknya laju urinasi), mengkonsumsi dua hingga tiga cangkir kopi tidak akan membutmu dehidrasi. Bahkan, sebuah studi oleh Institute for Scienrific Information tentang kopi menyatakan bahwa kopi juga bersifat menghidrasi dengan kandungan airnya.

4. Mitos 4: Massa tulang di semua usia dapat dioptimalisasi dengan asupan kalsium yang cukup

Fakta: Level puncak massa tulang (ukuran dan kekuatan tulang maksimal) kita bergantung pada asupan kalsium dan akan mencapai puncaknya pada usia 30 tahun.

Namun, asupan kalsium yang cukup sepanjang hidup dapat mengurangi risiko osteoporosis. Suplementasi kalsium dapat melindungi dari keropos tulang di usia tua, terutamauntuk wanita pasca menopauseyangmemiliki kenutuham kalsium lebih tinggi. 

5. Mitos 5: Diet ketogenik adalah jalan sehat untuk mengurangi berat badan

Fakta: Konsumsi karbohidrat yang sangat rendah, sedang dalam asupan peotein dan tinggi lemak mendorong tubuh menggunakan lemak sebagai bahan bakar akanmengakibatkan penurunanberat badan.

Bagaimanapun, karbohidrat sehat baik untuk tubuh karena akan menyuplai energi, vitamin dan mineral. Untuk menurunkan berat badan secara berkelanjutan, mengadopsi diet seimbang yang dipadu dengan olahraga teratur adalah cara yang paling baik.

6. Mitos 6: Pola makan yang sangat rendah lemak adalah cara terbaik untuk menurunkan berat badan

Ilustrasi lemak pada pinggang. (Ilustrasi)
Ilustrasi lemak pada pinggang. (Ilustrasi)

Fakta: Berbagai studi menunjukkan pola makan atau diet dengan rendah lemak akan menurunkan berat badan dalam jumlah yang sangat kecil pada tahun pertama. Hal tersebutmenjadikan pola ini tidak efektif.

Tubuh kita membutuhkan lemak karena dapat membantu membangun membran sel dan membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak.

7. Mitos 7: Indeks Glikemik adalah pengukuran yang baik untik memilih karbohidrat yang paling sehat

Fakta: Indeks Glikemik adalah pengukuran yang digunakan untuk mengukur tingkat karbohidrat dalam makanan yang dapat berdampak pada tingkat gula darah dalam tubuh. Ini tidak untuk memilih pola makan yang sehat dan tepat. Pemilihankarbohidrat dalam makanan dilakukandenganberbagai pertimbangan lain.

8. Mitos 8: Bubuk protein bukanlah sumber makanan yang sehat dibandingkan dengan proteindari makanan alami.

Fakta: Bubuk protein dapat menjadi sumber protein yang sama baiknya dengan makanan dari bahan alami jika berasal dari sumber yang berkualitas dan diproses dengan berdasarkan sains. Misalnya protein yang berasal dari kedelai mengandung protein lengkap serta 9 jenis lengkap asam amino esensial untuk kebutuhan nutrisi tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Mitos Soal Nutrisi, Bikin Masyarakat Sulit Dapat Informasi Akurat

Banyak Mitos Soal Nutrisi, Bikin Masyarakat Sulit Dapat Informasi Akurat

Health | Selasa, 27 Oktober 2020 | 13:45 WIB

Selain Kaya Nutrisi, Susu Kambing Lebih Mudah Dicerna Dibanding Susu Sapi

Selain Kaya Nutrisi, Susu Kambing Lebih Mudah Dicerna Dibanding Susu Sapi

Health | Selasa, 27 Oktober 2020 | 07:30 WIB

Studi: Asupan Rendah Karbohidrat Kendalikan Sindrom Metabolik dan Diabetes

Studi: Asupan Rendah Karbohidrat Kendalikan Sindrom Metabolik dan Diabetes

Health | Senin, 26 Oktober 2020 | 15:16 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

×