Gatot Brajamusti Meninggal, Ini Hubungan Stroke dengan Penggunaan Narkoba

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 09 November 2020 | 07:10 WIB
Gatot Brajamusti Meninggal, Ini Hubungan Stroke dengan Penggunaan Narkoba
Gatot Brajamusti meninggal dunia. (Ismail/Suara.com)

Suara.com - Ketua Perhimpunan Artis Film Indonesia (PARFI) Gatot Brajamusti meninggal dunia akibat sakit stroke. Lelaki yang akrab disapa Aa Gatot itu meninggal dunia pada Minggu (8/11/2020), pukul 16.11 WIB, saat masih menjalani vonis hukuman penjara akibat kasus penggunaan narkoba yang menjeratnya. 

Gatot ditangkap polisi akibat kasus narkoba pada Agustus 2016. Ketika itu diketahui bahwa Gatot telah memakai obat terlarang tersebut selama bertahun-tahun. 

Penggunaan zat-zat terlarang seperti narkoba dipercaya bisa memperparah kondisi kesehatan seseorang, terlebih jika memiliki faktor risiko stroke.

Menurut Kementerian Kesehatan, hipertensi yang diikuti dengan diabetes dan kolesterol tinggi merupakan kondisi yang paling sering meningkatkan risiko terjadinya stroke di Indonesia.

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Tanpa darah, otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan mati.

Ketika sebagian area otak mati, bagian tubuh yang dikendalikan oleh area otak yang rusak tidak dapat berfungsi dengan baik. Stroke juga menjadi penyebab paling umum dari gangguan serebrovaskular. 

Penyakit serebrovaskular berkontribusi pada morbiditas dan kecacatan yang terkait dengan penggunaan obat-obatan terlarang. Penyalahgunaan narkoba memiliki peningkatan risiko stroke hemoragik dan iskemik. 

Dikutip dari situs NCBI, jenis narkoba yang lebih sering dikaitkan dengan stroke adalah stimulan psikomotorik, seperti amfetamin dan kokain dan yang lebih jarang terlibat adalah opioid dan obat-obatan psikotomimetik, termasuk ganja. 

Skrining toksikologi untuk obat-obatan terlarang harus dilakukan pada pasien muda dengan stroke tanpa penyebab yang jelas, atau jika disarankan oleh riwayat atau pemeriksaan. 

Meskipun pada beberapa pasien mekanisme stroke diidentifikasi dengan menggunakan neuroimaging dan alat diagnostik modern lainnya, dalam sebagian kecil kasus mekanisme stroke masih belum jelas. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangan Kiri Pegang Golok, Kanan Pistol, Andi Tewas Didor saat Lawan Polisi

Tangan Kiri Pegang Golok, Kanan Pistol, Andi Tewas Didor saat Lawan Polisi

Sumsel | Senin, 09 November 2020 | 07:05 WIB

Gatot Brajamusti Meninggal Akibat Stroke, Ini 5 Artis yang Alami Hal Serupa

Gatot Brajamusti Meninggal Akibat Stroke, Ini 5 Artis yang Alami Hal Serupa

Health | Senin, 09 November 2020 | 07:00 WIB

Aaliyah Massaid Ungkap Reza Artamevia Sosok Religius, Ari Lasso Kaget

Aaliyah Massaid Ungkap Reza Artamevia Sosok Religius, Ari Lasso Kaget

Entertainment | Senin, 09 November 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB