Jika Kasus Covid-19 Terkendali, Cuti Bersama Akhir Tahun Lanjut Terus

Risna Halidi, Lilis Varwati

Sabtu, 14 November 2020 | 19:47 WIB
Jika Kasus Covid-19 Terkendali, Cuti Bersama Akhir Tahun Lanjut Terus
Pengunjung befoto di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Jumat (30/10/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Infeksi baru virus corona cenderung meningkat setiap kali pemerintah menerapkan cuti bersama pada tanggal merah. Kondisi itu juga diakui oleh Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 atau Satgas Covid-19 Doni Munardo.

Dampak libur panjang pada periode akhir Oktober lalu mulai terlihat dengan penambahan infeksi harian yang mencapai rekor baru hingga lebih dari lima ribu kasus positif per hari.

Namun Doni menilai dampak liburan bulan lalu tidak separah pada periode libur panjang bulan Agustus dan September.

"Jika dibandingkan dengan periode liburan pada September lalu, angka penambahan kasus bulan ini masih relatif bisa terkendali. Penambahan kasusnya masih di bawah angka libur panjang pada periode lalu," kata Doni dalam webinar BNPB Indonesia, Sabtu (14/11/2020).

Namun tetap saja, Doni mengatakan lonjakan kasus saat ini menjadi bahan evaluasi dari Satgas Covid-19 juga Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. 

Ia mengatakan, jika dalam dua minggu angka penambahan kasus baru tidak setinggi September lalu, maka Satgas Covid-19 akan menyarankan pemerintah kembali memberikan cuti bersama pada periode libur akhir tahun ini.

Catatan Suara.com, jumlah infeksi Covid-19 Indonesia bertambah 112.212 kasus selama satu bulan terakhir, menjadi yang tertinggi sepanjang pandemi Covid-19. Artinya, rata-rata per hari infeksi baru bertambah 3.740 kasus. 

Sedangkan hingga 14 November pukul 12.00 WIB, penambahan kasus baru Covid-19 selama dua minggu mencapai 52.919 kasus. Jika dihitung rata-rata infeksi Covid-19 bertambah 3.780 kasus per hari.

"Apabila sampai dengan satu atau dua minggu ke depan angka kasusnya tidak setinggi periode September lalu sangat mungkin pada Desember mendatang, kita akan memberi saran pada pak Presiden untuk tetap berikan libur kepada masyarakat dengan catatan tetap patuh protokol kesehatan. Hanya itu yang bisa membuat kita mengendalikan pandemi covid-19," ujarnya.

baca juga

Menurut Doni, lonjakan kasus akibat liburan bisa terkendali lantaran upaya menyampaikan pesan yang sangat masif kepada masyarakat.

"Berbagai upaya sangat masif untuk menyampaikan pesan patuh kepada protokol kesehatan. Termasuk liburan aman, nyaman di rumah saja dan liburan nyaman  tanpa kerumuman, ternyata ini cukup baik," ucapnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lelah dengan Medsos? Lakukan Cara Ini

Lelah dengan Medsos? Lakukan Cara Ini

Video | Jum'at, 13 November 2020 | 20:10 WIB

Satgas Covid-19 Mesti Aktif Tracing ke Habib Rizieq dan Pengikutnya

Satgas Covid-19 Mesti Aktif Tracing ke Habib Rizieq dan Pengikutnya

News | Jum'at, 13 November 2020 | 12:28 WIB

PA 212 Percaya Pandemi Corona Mereda Setelah Habib Rizieq Pulang

PA 212 Percaya Pandemi Corona Mereda Setelah Habib Rizieq Pulang

Bali | Jum'at, 13 November 2020 | 09:45 WIB

Terkini

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

×