Benarkah Jantung Anda Sehat? Ketahui dengan Mengukur Detak Jantung Sendiri!

Rauhanda Riyantama | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 01 Desember 2020 | 09:48 WIB
Benarkah Jantung Anda Sehat? Ketahui dengan Mengukur Detak Jantung Sendiri!
Ilustrasi menghitung detak jantung atau denyut nadi (Shutterstock)

Suara.com - Detak jantung, juga dikenal sebagai denyut nadi, adalah frekuensi detak jantung seseorang per menit. Detak jantung normal bervariasi pada setiap orang, tetapi kisaran normal untuk orang dewasa adalah 60 hingga 100 denyut per menit.

Detak jantung normal tergantung pada individu, usia, ukuran tubuh, kondisi jantung, apakah orang tersebut sedang duduk atau bergerak, penggunaan obat-obatan dan bahkan suhu udara, lapor Live Science.

Emosi pun dapat memengaruhi detak jantung. Misalnya, saat seseorang bersemangat atau takut, detak jantung akan meningkat.

Hal terpenting adalah tubuh yang bugar dapat membuat otot jantung bekerja lebih efisien, menurut American Heart Association (AHA).

"Jantung Anda adalah otot dan seperti halnya memperkuat otot lain dengan melakukan aktivitas, Anda dapat melakukan hal yang sama dengan jantung Anda," kata Dr. Mary Ann Bauman, internis di Integris Baptist Medical Center di Oklahoma City.

Serangan jantung (Pixabay/Pexels)
Ilustrasi merasakan detak jantung (Pixabay/Pexels)

Mengetahui detak jantung dapat membantu Anda memantau tingkat kebugaran tubuh sendiri, dan dapat mendeteksi jika ada masalah kesehatan jika mengalami gejala.

Ketika orang berolahraga, dan detak jantung berada di "zona jantung target", mereka memperoleh manfaat paling banyak dan meningkatkan kesehatan jantungnya.

"Ketika detak jantung berada di zona target, artinya Anda mendorong otot untuk lebih kuat," sambung Bauman.

Zona detak jantung target seseorang adalah antara 50 persen dan 85 persen dari detak jantung maksimumnya.

Umumnya, detak jantung maksimum dihitung dengan cara mengurangkan usia Anda dari 220. Untuk orang berusia 30 tahun, misalnya, 220 - 30 = 190.

Jadi, zona detak jantung target orang usia 30 tahun, antara 50% hingga 85% dari 190, yaitu 95 hingga 162 detak per menit (bpm).

Cara mengukur detak jantung

Tempat termudah untuk mengukur detak jantung Anda, menurut AHA, adalah di bagian pergelangan tangan, siku bagian dalam, sisi leher, dan mata kaki.

Untuk pembacaan yang akurat, letakkan dua jari di atas salah satu area ini dan hitung jumlah denyut dalam 60 detik. Anda juga dapat melakukan ini selama 20 detik dan mengalikan dengan tiga, yang mungkin lebih mudah.

Lebih baik jangan menggunakan ibu jari karena terkadang Anda bisa merasakan denyut di ibu jari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Jantung Sehat, Asupan Lemak dan Protein Wajib Dihitung dengan Ketat

Agar Jantung Sehat, Asupan Lemak dan Protein Wajib Dihitung dengan Ketat

Health | Rabu, 18 November 2020 | 16:01 WIB

Studi: Makan Terlalu Malam Bahayakan Kesehatan Jantung Perempuan

Studi: Makan Terlalu Malam Bahayakan Kesehatan Jantung Perempuan

Health | Selasa, 17 November 2020 | 11:08 WIB

Jangan Malas Gerak, Lakukan 2 Menit Olahraga untuk Lebih Pintar

Jangan Malas Gerak, Lakukan 2 Menit Olahraga untuk Lebih Pintar

Health | Minggu, 15 November 2020 | 14:13 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB