Sering Bangun Tengah Malam? 6 Kondisi Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 15 Desember 2020 | 11:45 WIB
Sering Bangun Tengah Malam? 6 Kondisi Ini Bisa Jadi Penyebabnya
Ilustrasi terbangun tengah malam (Pixabay/Engin_Akyurt)

Suara.com - Terbangun di tengah malam bisa menjadi tanda bahwa tidur Anda tak nyenyak. Padahal siklus tidur yang terganggu bisa memengaruhi kesehatan fisik dan mental.

Melansir dari Healthshots, sebuah studi yang diterbitkan pada jurnal Sleep Medicine mencatat bahwa hampir 40 persen orang terbangun di tengah malam. Untuk memperbaiki siklus tidur, berikut beberapa alasan gangguan tidur yang harus Anda kenali antara lain:

1. Suasana Kamar Tidur

Menurut Dr. Sonal Anand, psikiater di Rumah Sakit Wockhardt, Mumbai, suasana kamar bisa memengaruhi siklus tidur Anda.

"Faktor lain di sekitar Anda yang dapat mengganggu tidur adalah termasuk tempat tidur yang tidak nyaman, suara keras yang tiba-tiba, lampu yang terang dan nyamuk atau kutu busuk. Anda dapat menggunakan penutup mata dan penutup telinga untuk tidur yang lebih nyenyak," kata Dr Anand.

2. Pola Makan dan Aktivitas

Untuk mendapatkan tidur malam yang nyenyak, Anda perlu menjaga pola makan dan aktivitas Anda. Bekerja hingga larut malam dan shift bergilir dapat mengubah pola tidur, mengganggu tidur di akhir pekan dan juga pada hari kerja normal.

"Terlalu banyak minum teh, kopi, dan air di malam hari dapat menyebabkan kandung kemih menjadi penuh hingga larut malam dan menyebabkan Anda ingin ke kamar mandi," saran Dr. Anand.

3. Kondisi Medis

baca juga

Masalah medis mejadi kondisi paling umum yang menyebabkan terbangun tengah malam saat tidur. Kondisi ini paling umum terjadi di antara orang dewasa yang lebih tua tetapi dapat mempengaruhi orang-orang dari semua kelompok umur.

"Banyak kondisi medis yang mungkin menyebabkan seseorang terbangun di tengah malam. Obstructive Sleep Apnea adalah salah satu kondisi paling umum yang dapat menyebabkan gangguan tidur," jelas Dr. Anand.

"Kondisi lain termasuk masalah jantung atau paru yang mendasari, masalah neurologis seperti Alzheimer, sindrom kaki gelisah, hipertiroidisme, nyeri, dan diabetes juga dapat menyebabkan gangguan tidur," imbuhnya.

4. Penyebab Psikologis

Stres diketahui menyebabkan insomnia. Kecemasan dan ketegangan pada tubuh dan pikiran dapat mengganggu siklus tidur. Insomnia sering terlihat pada pasien yang mengalami depresi. 

5. Konsumsi Alkohol dan Nikotin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibanding dengan Pasangan, Tidur dengan Anjing Dinilai Lebih Bermanfaat!

Dibanding dengan Pasangan, Tidur dengan Anjing Dinilai Lebih Bermanfaat!

Health | Senin, 14 Desember 2020 | 15:16 WIB

Tidur Sambil Berjalan Lalu Berbaring di Lantai, Balita Tewas Kedinginan

Tidur Sambil Berjalan Lalu Berbaring di Lantai, Balita Tewas Kedinginan

Kaltim | Senin, 14 Desember 2020 | 06:50 WIB

Viral Kisah Anak Tertidur Selama 2 Hari, Penyebabnya Bikin Merinding

Viral Kisah Anak Tertidur Selama 2 Hari, Penyebabnya Bikin Merinding

News | Sabtu, 12 Desember 2020 | 15:36 WIB

Terkini

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

×