Tak Langsung Manjur, Butuh Waktu Berapa Lama agar Vaksin Merespons Virus?

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 16 Desember 2020 | 17:30 WIB
Tak Langsung Manjur, Butuh Waktu Berapa Lama agar Vaksin Merespons Virus?
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Suara.com - Meski telah mendapatkan vaksin Covid-19, tubuh akan tetap membutuhkan waktu untuk membangun respons kekebalan yang akan membuat Anda tetap aman dan terlindungi dari virus corona.

Melansir dari Huffpost, reaksi tubuh terhadap vaksin yang harus menunggu waktu tersebut membuat para dokter meminta masyarakat untuk tidak lengah bahkan setelah divaksinasi. Dengan kata lain, perlu waktu hingga vaksin bereaksi sehingga masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan dengan tertib.

Kebanyakan vaksin dirancang untuk mencegah Covid-19 menggunakan jenis teknologi vaksin yang disebut messenger RNA (mRNA). Setiap suntikan di lengan pada dasarnya mencakup instruksi yang mengajari tubuh dalam cara melawan dan menggoyahkan virus corona.

"Harapannya adalah ketika seseorang terpapar virus yang sebenarnya, mereka sudah memiliki antibodi yang telah terbentuk sebelumnya untuk menghindari infeksi atau setidaknya mengurangi keparahannya," kata Onyema Ogbuagu, seorang dokter penyakit menular di Yale Medicine.

Tubuh Anda membutuhkan waktu bisa bereaksi terhadap virus corona dan membangun sistem pertahanan yang dapat secara efektif melumpuhkan virus. Proses ini tidak terjadi dalam semalam, jadi Anda secara teknis tidak akan aman segera setelah divaksinasi.

Ilustrasi vaksin (pixabay.com)
Ilustrasi vaksin (pixabay.com)

Sebagian besar vaksin Covid-19 diberikan dalam dua dosis, biasanya diberikan terpisah tiga hingga empat minggu untuk meningkatkan kadar antibodi dan perlindungan Anda.

"Keseluruhan proses itu biasanya memakan waktu sekitar 28 hari dan selesai segera setelah Anda mendapatkan suntikan kedua," menurut Ogbuagu. Jadi Anda setidaknya membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan agar vaksin bereaksi dengan baik.

Vaksin dari Moderna dan Pfizer adalah vaksin dua dosis, yang berarti Anda perlu suntikan penguat kedua beberapa minggu setelah suntikan pertama. Dengan vaksin satu dosis, seperti kandidat Johnson & Johnson, tubuh Anda masih membutuhkan waktu sekitar 29 hari untuk memecahkan kode dan membangun kekebalan yang cukup terhadap Covid-19.

"Saat Anda mendapatkan vaksin, biasanya ada jeda waktu antara saat Anda mendapat vaksin dan saat Anda terlindungi dari virus. Ini hanya waktu yang dibutuhkan sistem kekebalan Anda untuk merespons antigen baru dan mengembangkan ingatannya ketika bersinggungan dengan infeksi baru," kata Ogbuagu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid-19 Digratiskan Jokowi, Dewas KPK sampai Kaesang Bersyukur

Vaksin Covid-19 Digratiskan Jokowi, Dewas KPK sampai Kaesang Bersyukur

Jakarta | Rabu, 16 Desember 2020 | 14:58 WIB

Vaksin Covid-19 Gratis untuk Rakyat, Netizen: Terima Kasih Pak Jokowi

Vaksin Covid-19 Gratis untuk Rakyat, Netizen: Terima Kasih Pak Jokowi

Health | Rabu, 16 Desember 2020 | 14:56 WIB

Jokowi akan Jadi Warga Indonesia Pertama Divaksin Corona, Ini Alasannya

Jokowi akan Jadi Warga Indonesia Pertama Divaksin Corona, Ini Alasannya

News | Rabu, 16 Desember 2020 | 14:50 WIB

Terkini

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB