Jadi Syarat Bepergian, Ini Kelebihan dan Kekurangan Swab Tes Antigen

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 22 Desember 2020 | 18:10 WIB
Jadi Syarat Bepergian, Ini Kelebihan dan Kekurangan Swab Tes Antigen
Ilustrasi rapid test antigen. [Medakit Ltd/Unsplash]

Suara.com - Pemerintah telah menetapkan syarat swab antigen atau swab test PCR (polymerase chain reaction) negatif untuk melakukan perjalanan selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020.

Dibanding menggunakan swab test PCR karena harganya yang lebih mahal, banyak masyarakat memilih melakukan swab antigen.

Rapid swab antigen adalah salah satu pemeriksaan serologi untuk mendeteksi ada atau tidaknya Antigen Spesifik dari SARS CoV 2 penyebab sakit Covid-19.

Antigen adalah molekul yang menandakan adanya respon kekebalan tubuh, jika virus SARS CoV 2 sudah masuk ke tubuh.

dr. Muhammad Irhamsyah, Sp.PK, M.Kes, Dokter Spesialis Patologi Klinik Primaya Hospital Bekasi Timur mengatakan bahwa swab antigen dilakukan pada tubuh pasien dengan cara pengambilan melalui swab (usapan) orofaring dan nasofaring yang tentunya harus dilaksanakan oleh petugas yang kompeten.

Petugas melakukan swab terhadap warga. [Foto: Istimewa]
Petugas melakukan swab terhadap warga. [Foto: Istimewa]

Cara kerja alat swab antigen ini yaitu jika pada tubuh pasien terdapat antigen spesifik SARS CoV 2, maka antigen tersebut akan berikatan dengan antibodi yang tersedia di alat rapid, sehingga pada akhirnya akan memunculkan warna pada garis tes (T) di alat rapid. Pengerjaan tes ini sederhana dan cepat yaitu sekitar 15 hingga 30 menit.

Namun dibandingkan swab tes PCR, swab antigen ini menurut Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik Indonesia (PDS PATKLIN) memiliki kelebihan dan kekurangan, rinciannya sebagai berikut:

Kelebihan swab tes antigen Covid-19

  • Berbeda dengan rapid tes antibodi, yang sampelnya menggunakan darah dan harus menunggu masa inkubasi antibodi selama 6 hingga 8 hari untuk terbentuk. Pada swab antigen mampu mendeteksi komponen virus secara langsung untuk deteksi dini, tidak membutuhkan masa inkubasi terjadinya ikatan antigen antibodi untuk timbul hasil positif.
  • Tidak seperti PCR yang memerlukan minimal laboratorium Biosafety Level (BSL) II untuk proses pemeriksaannya, dalam tes swab antigen tidak memerlukan laboratorium khusus.
  • Berbeda dengan PCR yang memerlukan pertugas dengan keterampilan khusus, karena salah-salah saat memindahkan virus ke alat periksa malah membahayakan si pemeriksa. Maka pada swab antigen tidak memerlukan keterampilan petugas secara khusus.

Kekurangan swab tes antigen Covid-19

baca juga
  • Hanya bisa digunakan sebagai deteksi dini, karena masih ada potensi hasil tes negatif palsu, dan saat dikonfirmasi dengan tes PCR malah dinyatakan positif.
  • Karena menggunakan sampel saluran napas atas (swab naso atau orofaring) sehingga ketidakterampilan petugas dalam pengambilan spesimen dapat mempengaruhi hasil.
  • Membutuhkan APD level 3 untuk pengambilan spesimen.
  • Terdapat perbedaan sensitivitas antar brand atau merek alat tes swab antigen, sehingga pemilihan alatnya harus dilakukan dengan tepat.
  • Uji validasi hasil swab antigen masih terbatas sehingga belum dapat menggantikan posisi tes PCR.

"Tingkat akurasi alat tes swab antigen rapid bervariasi dari masing-masing brand alat tes rapid swab antigen. Adapun tingkat sensitivitas alat swab antigen adalah lebih dari 80 persen dan spesifisitas alat swab antigen adalah lebih dari 97 persen," tutup dr. Irham.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Online Rapid Tes Antigen, Penumpang Pesawat Tetap Antre di Soetta

Daftar Online Rapid Tes Antigen, Penumpang Pesawat Tetap Antre di Soetta

Jakarta | Selasa, 22 Desember 2020 | 11:54 WIB

Jelang Nataru, Tes Covid-19 di Fasilitas Drive Thru Melonjak 300 Persen

Jelang Nataru, Tes Covid-19 di Fasilitas Drive Thru Melonjak 300 Persen

Health | Selasa, 22 Desember 2020 | 10:19 WIB

Anak di Bawah 12 Tahun Tak Wajib Rapid Tes Antigen - PCR saat Libur Nataru

Anak di Bawah 12 Tahun Tak Wajib Rapid Tes Antigen - PCR saat Libur Nataru

News | Senin, 21 Desember 2020 | 18:40 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×