Berbahaya, Jangan Pernah Cukur Bulu Kemaluan Pakai Cara Laser

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 14 Januari 2021 | 20:10 WIB
Berbahaya, Jangan Pernah Cukur Bulu Kemaluan Pakai Cara Laser
Ilustrasi mencukur bulu kemaluan.

Suara.com - Menghilangkan bulu kemaluan menjadi tren selama beberapa tahun belakangan. Ada berbagai cara dan metode untuk menghilangkannya.

Salah satunya ialah dengan menggunakan laser. Tapi dilansir dari Healthshot, menghilangkan bulu kemaluan dengan laser dinilai berbaya. Mengapa?

Jadi, pada dasarnya laser hair removal adalah salah satu prosedur kosmetik yang paling umum dilakukan untuk menghilangkan rambut yang tidak diinginkan dari tubuh.

Menurut Dr Nivedita Dadu, dokter kulit, pendiri dan ketua Klinik Dermatologi Dr Nivedita Dadu, penghilangan bulu dengan laser bekerja karena sinar laser dapat diubah menjadi panas.

Ilustrasi mencukur bulu kemaluan. (Shutterstock)

Cahaya tertarik ke pigmen (melanin) di rambut. Sekarang, pigmen gelap ini menyerap cahaya dan mengubahnya menjadi panas. Panas kemudian mempengaruhi folikel rambut untuk mencegah pertumbuhan rambut.

Untuk menghancurkan folikel rambut, folikel rambut di mana darah memasok rambut dengan oksigen untuk tumbuh, perlu dihancurkan. Sel induk yang bertanggung jawab untuk regenerasi rambut juga harus dimatikan.

Untuk dapat melakukan ini, suhu sekitar 70 derajat perlu dicapai. Semakin gelap dan tebal rambutnya, semakin banyak pigmen yang dapat ditahannya, dan semakin banyak cahaya yang diserapnya.

Inilah mengapa penting untuk tidak melakukan waxing atau mencabut rambut Anda sebelum perawatan, karena jika tidak ada rambut di sana, tidak ada cara bagi sinar laser untuk merawat folikel rambut tersebut.

Saat cahaya dipancarkan, ia kemudian diserap oleh pigmen di rambut, dan bergerak melalui rambut untuk menghancurkan akar. Rambut itu rusak dan tidak tumbuh kembali.

Teknologi laser dan frekuensi radio menstimulasi kolagen dan aliran darah dengan menginduksi panas terkontrol di jaringan yang lebih dalam. Jika perawatan ini tidak diberikan dengan hati-hati, ada risiko jaringan parut dan luka bakar. Ada banyak alasan yang membuatnya tidak aman, terutama di sekitar area vagina Anda.

Perawatan laser vagina membantu meringankan masalah yang terkait dengan menopause, seperti kekeringan, nyeri, dan disfungsi seksual, tetapi keamanan teknik ini tidak jelas.

“Perawatan laser vagina menyebabkan atrofi vulvovaginal, suatu kondisi yang sering menyertai menopause dan dapat mencakup gejala seperti vagina kering, nyeri saat berhubungan seksual, dan inkontinensia urin. Perawatan laser ini disetujui untuk kondisi ginekologi dan dermatologi lainnya, ”jelas Dr Dadu.

“Setelah perawatan laser di area vagina, hubungan intim bisa menjadi lebih menyakitkan dari sebelumnya. Perempuan bisa mengalami berbagai komplikasi, termasuk vagina robek yang serius, perdarahan dan jaringan parut yang membentuk penghalang. Tonjolan vagina yang ringan, rasa kendor pada vagina saat berhubungan, angin vagina, perlu belat untuk buang air besar, serta stres inkontinensia urin (SUI), ”dia mengingatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akibatnya Bisa Fatal, Perhatikan Hal Ini saat Waxing Bulu Kemaluan

Akibatnya Bisa Fatal, Perhatikan Hal Ini saat Waxing Bulu Kemaluan

Lifestyle | Minggu, 20 Desember 2020 | 08:25 WIB

Aturan dalam Waxing Bulu Kemaluan, Ketahui Apa yang Boleh dan Tidak

Aturan dalam Waxing Bulu Kemaluan, Ketahui Apa yang Boleh dan Tidak

Sumsel | Senin, 07 Desember 2020 | 19:06 WIB

Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Waxing Bulu Kemaluan

Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Waxing Bulu Kemaluan

Health | Minggu, 06 Desember 2020 | 16:21 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB