Waspada Jari Kejepit Saat Ngetik Karena Trigger Finger, Apa Artinya?

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 29 Januari 2021 | 20:05 WIB
Waspada Jari Kejepit Saat Ngetik Karena Trigger Finger, Apa Artinya?
Ilustrasi mengetik

Suara.com - Bermain gadget dan aktivitas sehari-hari seperti mengetik dapat membuat seseorang mengalami Trigger Finger. Penyakit apa itu?

Trigger finger atau jari kaku adalah kondisi di mana jari terjepit pada posisi menekuk yang sulit untuk diluruskan akibat tendon yang terperangkap. Kondisi ini disebabkan jari yang sering digunakan berulang-ulang.

Meskipun menurut Dokter Spesialis Bedah Ortopedi, RS Pondok Indah dr. Rizky P. Wisnubaroto, Sp.OT belum ada penelitian lebih jauh soal mengetik, namun data pekerjaan yang berfokus pada jari dipercaya jadi penyebab terbanyak trigger finger.

"Kalau studi persisnya, misalnya kerja komputer kerja di depan monitor yang dalam waktu lama, belum ada yang bilang. Tapi untuk pekerjaan yang lain manual labor dengan tangan halus itu tinggi sekali menyebabkan trigger finger," jelas dr. Rizky dalam diskusi virtual media RSPI, Jumat (29/1/2021).

Adapun jari yang biasanya mengalami kondisi ini utamanya adalah jari manis dan telunjuk.

Saat jari terjepit menyerang bisa berlangsung hingga satu jam bahkan bisa juga lebih lama jika tidak dicegah dengan mengistirahatkan jari dan melakukan peregangan tangan atau stretching.

"Bisa terjadi lebih dari 1 jam dan lebih dari satu tangan. Kemudian terjadi lebih dari satu jari jadi biasanya yang paling terkena adalah jempol, dilanjut jari kedua, dan jari ketiga," papar dr. Rizky.

Namun jika penanganan mandiri dengan istirahat, memasang splints (alat stabilisasi jari), dan peregangan tidak bisa mengatasi.

Maka sebaiknya konsultasikan ke dokter spesialis bedah ortopedi, jika tidak bisa berlangsung lebih lama dan menganggu pekerjaan atau aktivitas.

baca juga

Berikut beberapa gejala trigger finger:

  • Nyeri pada jari-jari dan terasa terkunci
  • Bunyi 'kletek' atau 'pop' pada saat jari ditekuk atau diluruskan
  • Membutuhkan bantuan jari lain untuk meluruskan jari yang terkena gejala
  • Kaku pada jari tangan terutama saat pagi hari

Mereka yang berisiko terkena:

  • 2 hingga 3 persen dialami masyarakat umum
  • Perempuan 2 hingga 6 kali lebih berisiko daripada lelaki
  • Usia dewasa muda
  • Kerap dihubungkan dengan penyakit diabetes melitus (DM) yang risikonya 5 kali lebih sering kejadian
  • Orang dengan pekerjaan yang sering menggerakkan jari-jari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WhatsApp Web Tambah Fitur Sensor Wajah atau Sidik Jari Sebelum Login

WhatsApp Web Tambah Fitur Sensor Wajah atau Sidik Jari Sebelum Login

Tekno | Kamis, 28 Januari 2021 | 19:40 WIB

Bahasa Inggris Cantengan dan 5 Cara Mengobatinya di Rumah

Bahasa Inggris Cantengan dan 5 Cara Mengobatinya di Rumah

Health | Kamis, 28 Januari 2021 | 14:28 WIB

Tahun Ini, Apple Bakal "Kembali" Andalkan Pemindai Sidik Jari

Tahun Ini, Apple Bakal "Kembali" Andalkan Pemindai Sidik Jari

Tekno | Selasa, 19 Januari 2021 | 09:30 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×