Gejala Kanker Pankreas, Cek Warna dan Bau Feses Anda Saat BAB!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 05 Februari 2021 | 15:51 WIB
Gejala Kanker Pankreas, Cek Warna dan Bau Feses Anda Saat BAB!
Ilustrasi buang air besar, feses (Unsplash/Giorgio Trovato)

Suara.com - Pankreas kanker adalah penyakit dimana sel-sel kanker terbentuk pada jaringan pankreas, yakni organ di dalam perut yang terletak di belakang bagian bawah perut.

Sayangnya, kanker pankreas sulit didiagnosis pada tahap awal karena biasanya tidak menimbulkan gejala. Tapi, memiliki kotoran yang berbau busuk bisa menjadi tanda awal penyakit.

Tapi, orang yang menderita kanker pankreas mungkin mengalami perubahan pada bau fesesnya. Seseorang mungkin juga mengalami diare atau sembelit.

Gejala lain kanker pankreas termasuk kehilangan selera makan, penyakit kuning, diabetes yang baru didiagnosis, masalah pencernaan dan kesulitan menelan.

Menurut Coastal Cancer Center di Inggris, feses yang berwarna pucat, mengambang dan berbau bisa menjadi pertanda kanker prostat.

kanker pankreas. (Shutterstock)
kanker pankreas. (Shutterstock)

"Jika tumor pankreas mencegah enzim pencernaan mencapai usus, seseorang akan kesulitan mencerna makanan berlemak. Jadi, feses seseorang akan berbau akibat kelebihan lemak," jelas Coastal Cancer Center dikutip dari Express.

Dokter mengatakan bahwa gejala ini bisa menjadi petunjuk awal kanker prostat bila terlalu sering terjadi. Feses berwarna gelap juga mungkin merupakan tanda pendarahan di usus bagian atas.

Kanker pankreas disebabkan oleh pertumbuhan abnormal di pankreas, kelenjar yang merupakan bagian dari sistem pencernaan. Kondisi ini jarang terjadi pada orang di bawah usia 40 tahun dan banyak orang didiagnosis menderita penyakit ini ketika usia 74 tahun.

Gejala kanker pankreas pertama yang terlihat termasuk penurunan berat badan tak jelas, sakit perut atau punggung dan penyakit kuning.

Tanda-tanda lain termasuk mual, muntah, menggigil, gangguan pencernaan, dan pembekuan darah. Anda harus konsultasi dengan dokter bila mengalami gejala kanker pankreas tersebut.

Menurut Kanker Pankreas Inggris, gejala tersebut bisa disebabkan oleh pankreatitis (radang pankreas), batu empedu, sindrom iritasi usus besar (IBS) atau hepatitis (radang hati).

Meski begitu, Anda harus konsultasi dengan dokter bila menderita penyakit kuning. Apalagi jika Anda mengalami gejala lain yang tidak sembuh dalam 4 minggu.

Tanda lain yang seharus Anda waspadai dan segera periksakan, termasuk penurunan berat badan selama 6 hingga 12 bulan terakhir. Gejala lain dari kanker pankreas yang memburuk setelah 2 minggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tujuh Tipe Tinja Ini Bisa Beri Petunjuk Kesehatan Usus

Tujuh Tipe Tinja Ini Bisa Beri Petunjuk Kesehatan Usus

Riau | Minggu, 22 November 2020 | 15:56 WIB

Perhatikan Warna Tinja, Bisa Jadi Tanda Sakit Maag Parah

Perhatikan Warna Tinja, Bisa Jadi Tanda Sakit Maag Parah

Sumut | Selasa, 10 November 2020 | 07:19 WIB

Waspada Tinja Berwarna Gelap, Bisa Jadi Tanda Sakit Maag Parah

Waspada Tinja Berwarna Gelap, Bisa Jadi Tanda Sakit Maag Parah

Health | Senin, 09 November 2020 | 13:09 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB