Ditanya Kapan Pandemi Covid-19 Akan Berakhir, Prof Wiku Punya Jawaban Mudah

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 18 Februari 2021 | 12:50 WIB
Ditanya Kapan Pandemi Covid-19 Akan Berakhir, Prof Wiku Punya Jawaban Mudah
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. (istimewa).

Suara.com - Pandemi Covid-19 telah melanda Indonesia selama hampir satu tahun. Tak heran jika masyarakat bertanya-tanya kapan wabah virus corona SARS Cov-2 itu akan berakhir. 

Terlebih, hingga kini kebijakan mengenai pembatasan selalu berubah. Belum lagi dengan implementasi yang juga seringkali tidak berjalan. 

Menanggapai hal itu, Ketua Satgas Covid-19 prof. Wiku Adisasmito mengaku punya jawaban mudah untuk menanggapi pertanyaan tersebut. 

"Sering orang bertanya sebenarnya kapan Covid ini berakhir. Ini sebenarnya adalah pelajaran yang besar untuk umat manusia di dunia, kapan berakhir paling mudah adalah sampai dengan keseimbangan alam itu terjadi,"kata prof Wiku saat webinar daring bersama Change.org, Kamis (18/2/2021).

Menurut prof Wiku, keseimbangan alam berpotensi mempengaruhi kehidupan umat manusia, termasuk pandemi Covid-19 yang saat ini masih terjadi.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. (istimewa).
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. (istimewa).

"Jadi pelajaran yang sangat berat untuk kita semua kalau kita tidak bisa menyesuaikan diri. Pada saat sekarang yang kita lakukan adalah memastikan bahwa kita sekarang punya tameng " ucap Wiku.

Ia mengatakan bahwa saat ini Indonesia telah memiliki tameng tersebut yakni melalui program vaksinasi Covid-19. Namun Wiku menegaskan bahwa vaksin bukan satu-satunya tameng yang harus dimiliki. Perlu perlindungan berlapis agar bisa mencegah penularan infeksi virus corona makin menyebar.

Selain vaksinasi, Wiku menyampaikan lapisan tameng lainnya juga diperlukan seperti penerapan disiplin protokol kesehatan, membatasi mobilitas, hingga menjaga imunitas tetap baik. Tamen tersebut tidak bisa hanya mengandalkan dari Satgas Covid tetap selirih masyarakat. 

"Kita harus bergerak secara keseluruhan untuk bekerja bersatu dalam melawan covid ini," katanya.

Sementara itu, terkait pengembangan kasus, diakui Prof. Wiku tren penularan Covid-19 di dunia tengah menurun. Kondisi serupa juga terjadi di Indonesia yang selama beberapa hari terakhir kasus positif harian di bawah 10 ribu. 

Namun kondisi itu belum jaminan pandemi akan segera berakhir. Wiku mengajak masyarakat tetap bersiap menghadapi kondisi apa pun yang akan terjadi.

"Memang tren dunia pada saat sekarang menurun, semoga menurun terus. Kita harus siap dengan berbagai kondisi yang ada di dunia," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Vaksin Covid-19 Kurangi Penularan Virus Corona? Ini Penjelasannya

Benarkah Vaksin Covid-19 Kurangi Penularan Virus Corona? Ini Penjelasannya

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 12:25 WIB

Mau Divaksin Covid-19 Tapi Takut Disuntik? Ini Saran dari Psikiater

Mau Divaksin Covid-19 Tapi Takut Disuntik? Ini Saran dari Psikiater

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 12:04 WIB

Awalnya Mencret-mencret, Dada Rosada Positif Corona di Lapas Sukamiskin

Awalnya Mencret-mencret, Dada Rosada Positif Corona di Lapas Sukamiskin

Jabar | Kamis, 18 Februari 2021 | 11:59 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB