Masa Kecil Bahagia Tidak Menjamin Kesehatan Jiwa Yang Baik, Ini Buktinya

M. Reza Sulaiman, Aflaha Rizal Bahtiar

Kamis, 25 Februari 2021 | 15:46 WIB
Masa Kecil Bahagia Tidak Menjamin Kesehatan Jiwa Yang Baik, Ini Buktinya
Ilustrasi anak. (pixabay/mandyme27)

Suara.com - Anggapan yang menyebut bila masa kecil sulit berisiko menyebabkan menderita penyakit kejiwaan kedepannya ada benarnya.

Namun penelitian terbaru menunjukkan jika masa kecil yang bahagia juga tidak menjamin kesehatan jiwa yang baik saat dewasa.

Temuan studi tersebut dipublikasikan dalam jurnal Current Psychology yang bekerja sama dengan University of Canberra.

Penelitian ini mengungkap bagaimana hubungan pengalaman anak saat usia dini dengan perkembangan kesehatan jiwa yang berbeda, termasuk risiko penyebab kesehatan jiwa yang buruk.

Ilustrasi anak laki-laki menangis (freepik)
Ilustrasi anak laki-laki menangis (freepik)

Mengingat baik pengalaman masa kecil yang positif maupun negatif ditemukan sebagai gejala kecemasan atau gangguan kesehatan lainnya hingga dewasa, para peneliti percaya kemampuan untuk beradaptasi merupakan sifat yang paling berpengaruh untuk kesehatan jiwa.

Di Australia, hampir 50 persen populasi mengalami masalah kejiwaan di beberapa titik dalam hidupnya, dengan perkiraan sekisar 314.000 anak berusia 4-11 (hampir 14 persen) yang mengalami gangguan jiwa.

Selain itu, pengeluaran rutin skala nasional layanan kesehatan jiwa diperkirakan mencapai USD 9,9 miliar, atau sekitar USD 400 per orang (Rp 5,6 juta).

Studi menegaskan anak yang memiliki pengalaman hidup yang tidak bahagia dapat diprediksi mengalami peningkatan gejala kesehatan jiwa yang buruk, termasuk depresi dan paranoia.

Di sisi lain, studi tersebut juga menemukan bahwa anak-anak yang tumbuh di lingkungan yang stabil dan mendukung juga berisiko mengalami kecemasan dan masalah kejiwaan lain di usia dewasa.

baca juga

"Seiring dengan bertambahnya prevalensi kondisi kesehatan jiwa, sangat penting bagi kita untuk memperluas pengetahuan kita tentang kondisi yang sangat kompleks dan beragam ini," ungkap Bianca Kahl, yang merupakan peneliti utama studi, dilansir Healthshots.

Kahl menambahkan, penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi kesehatan jiwa tidak semata-mata ditentukan oleh peristiwa kehidupan awal, seperti seorang anak yang dibesarkan di rumah yang bahagia.

"Sebagai anak-anak, kita belajar bagaimana beradaptasi dengan perubahan, dan kita belajar bagaimana mengatasi segala sesuatunya yang tidak berjalan sesuai keinginan kita," tutupnya menyimpulkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan

Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:29 WIB

28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?

28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 21:51 WIB

Menkes Budi: 28 Juta Orang Indonesia Berpotensi Alami Masalah Jiwa, Layanan Kini Dibawa ke Puskesmas

Menkes Budi: 28 Juta Orang Indonesia Berpotensi Alami Masalah Jiwa, Layanan Kini Dibawa ke Puskesmas

News | Senin, 19 Januari 2026 | 19:44 WIB

RSJ Grhasia DIY Tangani Mayoritas Pasien Skizofrenia Usia Produktif

RSJ Grhasia DIY Tangani Mayoritas Pasien Skizofrenia Usia Produktif

News | Senin, 05 Januari 2026 | 15:49 WIB

Lebih dari Sekadar Drama: Bahaya Toxic Relationship bagi Remaja

Lebih dari Sekadar Drama: Bahaya Toxic Relationship bagi Remaja

Your Say | Selasa, 23 Desember 2025 | 22:05 WIB

SATUNAMA Yogyakarta: Rumah Antara yang Mendampingi Pemulihan Kesehatan Jiwa

SATUNAMA Yogyakarta: Rumah Antara yang Mendampingi Pemulihan Kesehatan Jiwa

Your Say | Senin, 17 November 2025 | 13:19 WIB

Menuju Indonesia Bebas Pasung, Kemenko PMK Bentuk Tim Penggerak Kesehatan Jiwa Nasional

Menuju Indonesia Bebas Pasung, Kemenko PMK Bentuk Tim Penggerak Kesehatan Jiwa Nasional

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 13:25 WIB

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2025: Kesehatan Mental Hak Semua Orang

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2025: Kesehatan Mental Hak Semua Orang

Your Say | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 18:53 WIB

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia: Negara Kuat Dimulai dari Ketenangan Batin Warganya

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia: Negara Kuat Dimulai dari Ketenangan Batin Warganya

Your Say | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 15:02 WIB

'Gangguan Jiwa' COVID-19: Riset Ungkap Tekanan Mental Akibat Kesepian saat Pandemi

'Gangguan Jiwa' COVID-19: Riset Ungkap Tekanan Mental Akibat Kesepian saat Pandemi

Health | Selasa, 12 Agustus 2025 | 13:26 WIB

Terkini

Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron

Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:02 WIB

Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG

Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik

17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!

Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana

Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:59 WIB

Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp

Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:56 WIB

Viral Sam Meychou Jadi Tahanan Tercantik di Kamboja, Siapa Dia dan Kena Kasus Apa?

Viral Sam Meychou Jadi Tahanan Tercantik di Kamboja, Siapa Dia dan Kena Kasus Apa?

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:53 WIB

Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo

Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:52 WIB

Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor

Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor

Jogja | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua

Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:51 WIB

×