Studi: Memiliki Gangguan Penglihatan Lebih Berisiko Tinggi Meninggal

Yasinta Rahmawati

Minggu, 07 Maret 2021 | 19:00 WIB
Studi: Memiliki Gangguan Penglihatan Lebih Berisiko Tinggi Meninggal
Ilustrasi buta, kebutaan. (Elements Envato)

Suara.com - Mata merupakan indra yang membutuhkan perawatan ekstra. Sebab, kehilangan penglihatan bisa memengaruhi berbagai aspek hidup, bahkan gangguan penglihatan bisa memperbesar risiko kematian.

Dijelaskan oleh sebuah studi yang diterbitkan dalam The Lancet Global Health, peneliti menemukan bahwa orang dengan gangguan penglihatan ringan atau berat memiliki risiko kematian yang lebih tinggi.

Studi tersebut menemukan bahwa orang dengan gangguan penglihatan yang lebih parah memiliki risiko kematian yang lebih besar dibandingkan dengan mereka yang memiliki penglihatan normal atau gangguan penglihatan ringan, demikian dilansir dari The Health Site.

Untuk studi tersebut, para peneliti memeriksa meta-analisis, yang terdiri dari 48.000 orang dari 17 studi, yang membantu memahami hubungan antara disabilitas visual dan semua penyebab kematian.

Hasil studi menunjukkan bahwa orang dengan gangguan penglihatan ringan memiliki risiko kematian 29 persen lebih tinggi, sedangkan orang dengan gangguan penglihatan parah berada pada risiko kematian 89 persen lebih tinggi.

"Masalah ini penting untuk ditangani sejak dini karena kehilangan penglihatan memengaruhi lebih dari sekadar cara Anda memandang dunia, itu memengaruhi pengalaman Anda tentang dunia dan hidup Anda," kata Joshua Ehrlich dari University of Michigan.

Analisis ini memberikan peluang penting untuk mempromosikan tidak hanya kesehatan dan kesejahteraan, tetapi juga umur panjang dengan memperbaiki, merehabilitasi, dan mencegah kehilangan penglihatan yang dapat dihindari di seluruh dunia, jelasnya lagi.

Di sisi lain, berbagai penelitian sebelumnya telah mengaitkan gangguan penglihatan dengan peningkatan risiko kematian. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Investigative Ophthalmology & Visual Science, gangguan penglihatan dapat meningkatkan risiko kematian secara langsung dan tidak langsung melalui dampak buruknya pada kesehatan mental.

Penelitian telah mengaitkan kehilangan penglihatan dengan kondisi psikologis, termasuk gangguan kognitif, isolasi sosial, dan depresi, sehingga meningkatkan risiko kematian.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Pasien Kanker yang Berjalan Lambat Lebih Berisiko Alami Kematian

Studi: Pasien Kanker yang Berjalan Lambat Lebih Berisiko Alami Kematian

Health | Sabtu, 06 Maret 2021 | 14:07 WIB

Studi: Konsumsi Sayur dan Buah Porsi Ini Bisa Turunkan Risiko Kematian

Studi: Konsumsi Sayur dan Buah Porsi Ini Bisa Turunkan Risiko Kematian

Health | Selasa, 02 Maret 2021 | 10:10 WIB

Asupan Nabati Turunkan Risiko Kematian Demensia Perempuan hingga 21 Persen

Asupan Nabati Turunkan Risiko Kematian Demensia Perempuan hingga 21 Persen

Health | Senin, 01 Maret 2021 | 12:32 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×