Kalis Mardiasih: Krisis Covid-19, Anak Perempuan Miskin Dikorbankan

Liberty Jemadu | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 12 Maret 2021 | 05:05 WIB
Kalis Mardiasih: Krisis Covid-19, Anak Perempuan Miskin Dikorbankan
Ilustrasi kekerasan terhadap anak perempuan. [Shutterstock]

Suara.com - Anak-anak perempuan dari keluarga misikin menjadi kelompok yang paling rentan akibat krisis ekonomi yang dipicu oleh pandemi Covid-19, demikian dikatakan aktivis perempuan dan Nahdlatul Ulama, Kalis Mardiasih.

Kalis mengatakan bahwa turunnya pendapatan akibat krisis ekonomi di tengah pandemi lebih mengancam anak-anak perempuan di Indonesia, yang sering kali oleh keluarganya sendiri dianggap sebagai beban.

Anak-anak perempuan dalam keluarga miskin biasanya didorong untuk berhenti sekolah, menikah muda, atau dipaksa untuk bekerja.

“Ketika anak ini tidak sekolah maka dia dikawinkan, karena pandangan patriarki, mereka dianggap sebagai beban keluarga. Dengan mengawinkannya itu artinya membuang beban keluarga. Karena dia akan menjadi beban untuk keluarga lain,” kata Kalis dalam diskusi online, Kamis (12/3/2021).

Ia membeberkan berdasarkan survei Smeru Research Institue, pada masa pandemi antara Oktober dan November 2020, hampir tiga perempat (74,3%) keluarga di Indonesia mengalami penurunan pendapatan dari yang mereka terima pada bulan Januari 2020. Survei ini melibatkan 12.216 sampel rumah tangga yang tersebar di 34 provinsi.

Di samping itu, merujuk pada data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, angka pernikahan dini atau perkawinan anak pada usia dini meningkat menjadi 24.000 saat pandemi.

Sementara, dalam catatan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama, terdapat 34.000 permohonan dispensasi pernikahan yang diajukan pada Januari hingga Juni 2020. Sebanyak 97 persen permohonan dikabulkan, 60 persen yang mengajukan dispensasi pernikahan adalah anak di bawah 18 tahun.

“Jadi ini masalah-masalah yang tidak bisa kita abaikan, ketika menghadapi anak perempuan atau remaja perempuan itu kita berbicara tentang generasi masa depan. Kita akan berbicara secara keseluruhan,” ujar Kalis.

Lebih lanjut Kalis menekankan bahwa anak-anak yang lahir dari pernikahan dini akan memunculkan permasalahan baru, yang berdampak langsung terhadap pembangunan sebuah negara.

“Artinya dia akan menjadi korban kehamilan di usia anak. Dia akan menjadi korban kematian ibu usia anak. Dia akan menjadi korban KDRT usia anak, dan selanjutnya-selanjutnya. Ini berkaitan,” tegasnya.

“Isu perempuan karena dampak pandemi ini membuat kita mundur dari perjuangan-perjuangan yang sudah dicapai dengan merangkak. Kemudian mundur ke puluhan tahun lalu,” pungkas Kalis Mardiasih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Trump Klaim Selamatkan 8 Perempuan Iran dari Tiang Gantungan, Teheran: Penyebar Hoax!

Trump Klaim Selamatkan 8 Perempuan Iran dari Tiang Gantungan, Teheran: Penyebar Hoax!

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:09 WIB

Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia

Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:06 WIB

Tuai Pro Kontra, Film Na Willa Dinilai Normalisasi Pernikahan Dini

Tuai Pro Kontra, Film Na Willa Dinilai Normalisasi Pernikahan Dini

Entertainment | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:00 WIB

Masih 16 Tahun, Adegan Ranjang Richelle Skornicki dengan Aliando di Pernikahan Dini Gen Z Dikecam

Masih 16 Tahun, Adegan Ranjang Richelle Skornicki dengan Aliando di Pernikahan Dini Gen Z Dikecam

Entertainment | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:34 WIB

Ulasan Novel Pengantin Remaja: Membuka Tabir Realita Pernikahan Dini

Ulasan Novel Pengantin Remaja: Membuka Tabir Realita Pernikahan Dini

Your Say | Senin, 12 Januari 2026 | 14:00 WIB

Novel With You: Tentang Pernikahan Dini dan Ujian Kesetiaan

Novel With You: Tentang Pernikahan Dini dan Ujian Kesetiaan

Your Say | Kamis, 08 Januari 2026 | 13:05 WIB

Kemen PPPA Kecam Aksi Ibu Mutilasi Bayi di Jember, Soroti Dampak Pernikahan Dini dan Pengasuhan

Kemen PPPA Kecam Aksi Ibu Mutilasi Bayi di Jember, Soroti Dampak Pernikahan Dini dan Pengasuhan

News | Senin, 05 Januari 2026 | 11:36 WIB

Rahasia di Balik Adegan Dewasa Serial Pernikahan Dini Gen Z

Rahasia di Balik Adegan Dewasa Serial Pernikahan Dini Gen Z

Entertainment | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:45 WIB

Richelle Skornicki dan Adegan Dewasa di Pernikahan Dini Gen Z: Antara Akting dan Perlindungan Anak

Richelle Skornicki dan Adegan Dewasa di Pernikahan Dini Gen Z: Antara Akting dan Perlindungan Anak

Your Say | Jum'at, 12 Desember 2025 | 14:42 WIB

Terkini

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB