Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 15 April 2026 | 17:37 WIB
Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan adanya jutaan penerima subsidi kesehatan tidak tepat sasaran saat rapat DPR pada April 2026.
  • Integrasi data BPS menunjukkan ribuan penerima bantuan iuran berasal dari kelompok ekonomi mampu atau desil 10 terkaya.
  • Pemerintah akan menghapus subsidi bagi warga kaya dan mengalihkan kuotanya kepada masyarakat miskin yang lebih membutuhkan bantuan tersebut.

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, adanya anomali besar dalam penyaluran subsidi kesehatan di Indonesia. 

Berdasarkan integrasi data terbaru, ditemukan jutaan penerima bantuan iuran yang justru berasal dari kalangan masyarakat mampu, termasuk mereka yang masuk dalam kategori 10 persen orang terkaya (Desil 10).

Hal tersebut disampaikan Menkes Budi dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (15/4/2026).

"Dengan adanya perapihan data oleh BPS yang tersentralisasi ini—duduk antara Kemendagri, Kemensos, dan Kemenkes—kita melihat ada anomali. Bahwa uang yang kita bayarkan, itu tidak semuanya untuk 50% orang termiskin. Ada juga yang 10% orang terkaya pun kita bayarkan sesudah kita konsolidasikan data di BPS," ujar Budi dalam paparannya di dalam rapat

Ia memaparkan, rincian data yang dianggap kurang tepat sasaran setelah dilakukan sinkronisasi. 

Dari total 96 juta penerima PBI (Penerima Bantuan Iuran) yang dibayarkan Kemenkes, terdapat sekitar 47 ribu data yang tidak tepat sasaran. Budi bahkan sempat berkelakar mengenai Sekjen Kemenkes yang pernah masuk dalam daftar tersebut.

"Sebagai contoh, PBI yang dibayarkan Kemenkes, itu masih ada dari 96 jutaan itu 47 ribu yang kurang tepat sasaran, ya. Saya—kalau saya boleh bercanda sedikit—Pak Kunta, Sekjen saya, dulu masuk di situ, gitu ya, pernah ya," tuturnya.

Namun, angka yang lebih fantastis ditemukan pada kategori lain. Menkes menyebut ada sekitar 35 juta data PBU (Pekerja Bukan Penerima Upah) Pemda dan 11 juta data PBU BP Kelas 3 yang teridentifikasi salah sasaran berdasarkan data BPS.

Menyikapi temuan tersebut, pemerintah berencana melakukan langkah tegas demi rasa keadilan. 

baca juga

Ia menegaskan, bahwa kuota subsidi bagi warga kaya akan segera dihapus dan dialihkan kepada masyarakat yang lebih membutuhkan, khususnya mereka yang berada di kelompok Desil 5 yang selama ini belum tercover PBI.

"Pemerintah melihat bahwa demi keadilan, angka-angka yang kurang tepat sasaran ini mau kita alihkan ke yang lebih membutuhkan. Jadi ada beberapa teman kita di Desil 5 yang belum bisa masuk PBI. Nah, lebih baik kita kurangin yang Desil 10—yang 10% terkaya—kita hapus dia, kita alihkan kuotanya ke yang Desil 5," tegas Budi.

Integrasi data ini diharapkan dapat memastikan distribusi bantuan iuran kesehatan tepat sasaran di masa mendatang.

"Intinya pemerintah, begitu sudah ada integrasi data-data ini, kita ingin mendistribusikan PBI ini ke orang yang berhak, berbasiskan data BPS tadi. Dan itu jumlahnya lumayan besar sehingga kita bisa realokasikan ke orang yang lebih berhak," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Terkaya Tercatat Penerima JKN Bersubsidi, Menkes Janji Benahi Data

Warga Terkaya Tercatat Penerima JKN Bersubsidi, Menkes Janji Benahi Data

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:36 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Aktivasi Autodebet BPJS Kesehatan Lewat BRImo, Tak Perlu Khawatir Nunggak

Aktivasi Autodebet BPJS Kesehatan Lewat BRImo, Tak Perlu Khawatir Nunggak

Bri | Kamis, 09 April 2026 | 14:49 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×