6 Penyebab Feses Tiba-tiba Berbau Busuk, Bisa Jadi Masalah Kesehatan!

Risna Halidi, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 30 Maret 2021 | 08:05 WIB
6 Penyebab Feses Tiba-tiba Berbau Busuk, Bisa Jadi Masalah Kesehatan!
Ilustrasi buang air besar [shutterstock]

Suara.com - Tak ada satu pun manusia di bumi memiliki kotoran BAB (Buang Air Besar) yang memiliki aroma nyaman di hidung.

Tapi meski memiliki bau tak enak, kotoran BAB dengan bau super busuk juga bisa menjadi tanda sesuatu yang tidak beres dengan kesehatan Anda.

"Kotoran BAB atau feses adalah kotoran tubuh yang melewati saluran pencernaan dan terdiri dari air, mikroorganisme mati, bahan makanan yang tidak dapat dicerna, dan beberapa lemak dan kolesterol, selain beberapa komponen kecil lainnya," kata ahli gastroenterologi Marvin Singh, MD dilansir dari WomensHealth.

Kata sisten profesor kedokteran klinis di Sekolah Kedokteran Rutgers New Jersey, Seyedehsan Navabi MD, ada beberapa alasan mengapa feses memiliki bau busuk.

Ilustrasi buang air besar (Unsplash/Giorgio Trovato)
Ilustrasi (Unsplash/Giorgio Trovato)

Gas penyebab bau yang paling umum adalah hidrogen sulfida, metil sulfida, dan benzopyrrole volatil. "Bau ini berasal dari makanan yang tidak tercerna, serta gas yang dihasilkan oleh bakteri di usus," katanya.

Tetapi kata Navabi, jumlah gas di kotoran dan betapa bau kotoran sangat bergantung dengan apa yang dimakan dan masalah kesehatan.

Contoh, seseorang akan memiliki kotoran BAB lebih bau setelah makan steak, karena protein pada daging kaya akan asam amino metionin yang dapat membuat senyawa mengandung sulfur yang menyebabkan bau.

Lalu, apalagi yang menyebabkan feses super bau? Masih dikutip dari WomensHealth, berikut adalah daftarnya.

Ilustrasi toilet, urine dan buang air kecil (Pixabay/bzndenis)
Ilustrasi  (Pixabay/bzndenis)

1. Konsumsi antibiotik
Usus memiliki apa yang dikenal sebagai flora bakteri, yang merupakan kumpulan mikroorganisme yang dapat membantu memecah makanan dalam tubuh. Saat mengonsumsi antibiotik, hal itu dapat mengubah flora bakteri, yang pada akhirnya menyebabkan perubahan bau feses menjadi aneh.

baca juga

2. Anda mengalami infeksi
Infeksi juga dapat mengacaukan bakteri di usus. "Infeksi bakteri, virus atau parasit dapat memengaruhi saluran pencernaan,” kata Navabi. Meskipun dapat menyebabkan diare, infeksi juga dapat mengubah gas kotoran dan menimbulkan bau yang tidak sedap.

3. Alami intoleransi atau alergi makanan
Ketika seseorang memiliki intoleransi atau alergi makanan, tubuh tidak dapat memproses bahan tertentu dengan benar. Infeksi dapat menimbulkan bau yang tidak sedap juga menyebabkan kram perut dan hingga pendarahan.

4. Mengidap penyakit celiac
Memiliki penyakit celiac berarti tubuh memiliki reaksi pada makanan berbahan dasar gluten, protein yang ditemukan dalam gandum, dan menyerang lapisan usus kecil. Kerusakan pada lapisan usus tersebut membuat tubuh sulit menyerap nutrisi. Akibatnya, seseorang akan mengalami gejala seperti diare atau sembelit, kembung, gas, sakit perut, dan kotoran berminyak dan berbau.

Ilustrasi sulit buang air besar. [Shutterstock]
Ilustrasi sulit buang air besar. [Shutterstock]

5. Anda memiliki penyakit radang usus
Penyakit radang usus adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan kondisi autoimun seperti penyakit Crohn dan kolitis ulserativa. Peradangan usus besar dengan kolitis ulserativa dapat mengubah bakteri di usus dan menyebabkan perdarahan, yang menyebabkan bau tajam pada feses. Penyakit crohn juga dapat menyebabkan masalah serupa, sekaligus kesulitan menyerap nutrisi.

6. Tubuh tidak menyerap makanan dengan benar
Ada banyak hal yang dapat menyebabkan tubuh kesulitan menyerap nutrisi dengan benar alias malabsorpsi). Beberapa diantaranya adalah infeksi, alergi gluten, radang usus, dan beberapa penyakit sindrom. "Setiap kali peradangan kronis terjadi di usus, hal itu dapat mengubah keseimbangan bakteri," kata Navabi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jorok! Aktivitas BAB Sembarangan Masih Terjadi di Cimahi

Jorok! Aktivitas BAB Sembarangan Masih Terjadi di Cimahi

Jabar | Minggu, 28 Maret 2021 | 13:04 WIB

Studi: 1 dari 3 Penyintas COVID-19 Alami Masalah Kesehatan Jangka Panjang

Studi: 1 dari 3 Penyintas COVID-19 Alami Masalah Kesehatan Jangka Panjang

Health | Selasa, 23 Maret 2021 | 18:42 WIB

Gejala Kanker Pankreas, Waspadai Kesulitan Membilas Feses saat BAB

Gejala Kanker Pankreas, Waspadai Kesulitan Membilas Feses saat BAB

Health | Selasa, 23 Maret 2021 | 16:42 WIB

Terkini

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB