alexametrics

China dan Singapura Godok Kerja Sama Soal Paspor Kesehatan, Buat Apa?

M. Reza Sulaiman
China dan Singapura Godok Kerja Sama Soal Paspor Kesehatan, Buat Apa?
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Diyakini, adanya paspor kesehatan ini bisa membantu perekonomian China dan Singapura.

Suara.com - Penggunaan paspor kesehatan alias sertifikat vaksinasi Covid-19 untuk perjalanan dalam dan luar negeri memang belum diresmikan di Indonesia.

Namun, peraturan tersebut rupanya tengah digodok oleh China dan Singapura. Diyakini, adanya paspor kesehatan ini bisa membantu perekonomian kedua negara.

Dilansir ANTARA, pembicaraan tersebut dilakukan di tengah pertemuan Menteri Luar Negeri China Wang Yi dengan Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Nanping, Provinsi Fujian, baru-baru ini.

China sedang gencar-gencarnya mengusulkan pengakuan bersama paspor kesehatan tersebut dengan sejumlah negara, terutama yang memiliki kerja sama vaksin.

Baca Juga: Viral Dosen Sejarah Mirip Lisa Blackpink, Bikin Mahasiswa Salfok

Di antara opsi tawaran itu adalah kemudahan perjalanan internasional bagi pemegang sertifikat vaksin buatan China.

Bagi Balakrishnan kunjungan ke China merupakan kunjungan pertamanya di luar negara-negara anggota ASEAN sejak munculnya krisis COVID-19.

Tahun lalu menandai 30 tahun jalinan hubungan diplomatik China dan Singapura.

Seperti diberitakan ANTARA sebelumnya, Menlu Wang Yi menerima kunjungan empat menteri luar negeri dari negara-negara anggota ASEAN, yakni Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Filipina di Provinsi Fujian pada 31 Maret-2 April 2021.

Pertemuan tersebut menandai peringatan 30 tahun kemitraaan dialogis China-ASEAN.

Baca Juga: Terenyuh! Viral Kurir Naik Motor Bawa Bayi, Hujan Panas Dilalui Bersama

Menlu RI Retno LP Marsudi dijadwalkan bertemu Wang Yi yang juga anggota Dewan Negara China itu pada Jumat (2/4) di Kota Wuyishan, Provinsi Fujian. [ANTARA]

Komentar