Studi Baru Tegaskan Mantan Pasien Covid-19 Hanya Perlu Satu Dosis Vaksin

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 07 April 2021 | 15:23 WIB
Studi Baru Tegaskan Mantan Pasien Covid-19 Hanya Perlu Satu Dosis Vaksin
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Sebuah studi baru di Amerika Serikat (AS) menawarkan lebih banyak bukti bahwa satu dosis vaksin Covid-19 sudah dapat memberikan perlindungan optimal bagi mantan pasien Covid-19.

"Penemuan kami memperluas penelitian yang lebih kecil yang dilaporkan di tempat lain dan mendukung strategi potensial untuk memberikan satu dosis vaksin kepada orang-orang dengan riwayat infeksi virus corona sebelumnya telah terinfeksi," kata peneliti Dr. Susan Cheng, profesor kardiologi dan direktur penelitian kesehatan masyarakat di Smidt Heart Institute di Cedars-Sinai Health System, di Los Angeles seperti yang dikutip dari Medicinenet.

"Pendekatan ini dapat memaksimalkan jangkauan pasokan vaksin yang terbatas, memungkinkan jutaan lebih banyak orang untuk divaksinasi di AS saja," kata Cheng dalam rilis berita sistem kesehatan.

Untuk penelitian tersebut, Cheng dan rekannya menilai hampir 1.100 petugas kesehatan di Cedars-Sinai yang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Pfizer / BioNTech dua dosis. Tes antibodi mengukur respons sistem kekebalan mereka terhadap vaksin.

Berdasarkan survei yang diselesaikan oleh petugas kesehatan, para peneliti mengidentifikasi 35 kasus dengan infeksi virus corona sebelumnya yang telah menerima satu dosis vaksin dan 228 yang belum terinfeksi dan telah menerima kedua dosis vaksin tersebut.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Tes antibodi menunjukkan bahwa kedua kelompok  memiliki tingkat dan respons yang sama dari antibodi spesifik virus corona.

"Secara keseluruhan, individu yang telah pulih dari Covid-19 mengembangkan respons antibodi setelah satu dosis vaksin yang sebanding dengan orang yang mendapat dua dosis vaksin" kata penulis senior Kimia Sobhani profesor patologi dan kedokteran laboratorium di Cedars-Sinai.

"Tampaknya satu dosis penguat yang diberikan kepada orang yang sebelumnya terinfeksi menawarkan manfaat yang sama dengan dua dosis yang diberikan kepada orang yang tidak terinfeksi sebelumnya," tambah Sobhani.

Menurut para peneliti, studi lebih lanjut diperlukan untuk membantu memandu kebijakan vaksinasi Covid-19. Hasilnya penelitian ini dipublikasikan secara online pada 1 April di jurnal Nature Medicine.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Penyebab Kematian Danki Brimob di Ambon, Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Ini Penyebab Kematian Danki Brimob di Ambon, Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Sulsel | Rabu, 07 April 2021 | 15:12 WIB

Sekolah SMA di Bogor Baru Dibuka, 1 Pelajar Langsung Positif COVID-19

Sekolah SMA di Bogor Baru Dibuka, 1 Pelajar Langsung Positif COVID-19

Bogor | Rabu, 07 April 2021 | 14:42 WIB

Khawatir Pembekuan Darah, Uji Coba Vaksin AstraZeneca pada Anak Dihentikan!

Khawatir Pembekuan Darah, Uji Coba Vaksin AstraZeneca pada Anak Dihentikan!

Health | Rabu, 07 April 2021 | 14:32 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×