5.800 Orang di AS yang Sudah 2 Kali Vaksin Covid-19 Terinfeksi Virus Corona

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Sabtu, 17 April 2021 | 11:02 WIB
5.800 Orang di AS yang Sudah 2 Kali Vaksin Covid-19 Terinfeksi Virus Corona
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mencatat, sekitar 5.800 orang yang telah divaksinasi penuh Covid-19 justru terinfeksi virus corona. Beberapa orang mengalami sakit parah dan 74 lainnya meninggal, kata CDC.

Sementara itu, sebanyak 396 orang yang terinfeksi setelah divaksinasi memerlukan rawat inap.

CDC masih mencari pola infeksi berdasarkan usia dan jenis kelamin pasien, lokasi, jenis vaksin, varian virus, dan faktor lainnya.

"Sejauh ini, sekitar 5.800 kasus terobosan telah dilaporkan ke CDC. Sampai saat ini, tidak ada pola tak terduga yang telah diidentifikasi dalam demografi kasus atau karakteristik vaksin," kata CDC seperti dikutip dari CNN.

Meskj begitu, menurut CDC, jumlah tersebut hanya mewakili persentase yang sangat kecil dari jumlah penduduk AS yang telah divaksinasi, yakni 77 juta orang.

Vaksin tidak 100 persen efektif dalam mencegah infeksi, dan karena puluhan juta orang telah divaksinasi, diperkirakan semakin banyak kasus serupa yang akan dilaporkan.

Vaksin Pfizer / BioNTech disebut 95 persen efektif dalam mencegah penyakit bergejala dalam uji klinis. Awal bulan ini, perusahaan vaksin tersebut juga mengatakan data kehidupan nyata di AS menunjukkan vaksin lebih dari 91 persen efektif melawan penyakit dengan gejala apa pun selama enam bulan.

Sedangkan vaksin Moderna 94 persen efektif dalam mencegah penyakit bergejala dalam uji coba, dan 90 persen efektif dalam penggunaan kehidupan nyata. Vaksin Johnson & Johnson 66 persen secara keseluruhan dalam uji coba, dan 72 persen efektif dalam mencegah penyakit di AS.

CDC masih mencari petunjuk tentang vaksin jenis mana yang paling rentan membuat penerimanya terinfeksi meskipun telah divaksinasi.

"Infeksi terobosan vaksin dilaporkan di antara semua orang dari segala usia yang memenuhi syarat untuk vaksinasi. Namun, sedikit di atas 40 persen infeksi terjadi pada orang berusia 60 tahun atau lebih," kata CDC.

Sebagian besar, 65 persen orang yang terinfeksi itu merupakan perempuan dan 29 persen orang tidak bergejala. Selain itu, sampel dari casing akan diuji untuk melihat berapa banyak yang disebabkan oleh varian virus.

Oleh sebab itu, CDC merekomendasikan agar penduduk AS tetap mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Lantaran infeksi terobosan vaksin tersebut hanya persentase kecil dari orang-orang yang telah divaksinasi penuh.

"CDC merekomendasikan agar semua orang yang memenuhi syarat mendapatkan vaksin Covid-19 segera setelah tersedia untuk mereka. CDC juga terus merekomendasikan orang-orang yang telah divaksinasi penuh harus tetap mengambil tindakan pencegahan di tempat umum, seperti memakai masker, menjaga jarak, menghindari keramaian dan ruang yang tidak berventilasi baik, juga sering mencuci tangan," kata CDC.

Dokter penyakit menular dan asisten profesor di Sekolah Kesehatan Masyarakat Johns Hopkins Bloomberg Dr. Kawsar Talaat mengatakan, kemungkinan infeksi yang sangat langka itu bergantung pada seberapa banyak virus yang beredar dalam suatu komunitas.

"Itulah kenapa penting mendapatkan kekebalan kawanan. Karena begitu kita sampai pada titik di mana cukup banyak orang di komunitas yang divaksinasi, kemudian jika seseorang mengembangkan Covid di komunitas itu, orang-orang di sekitar mereka terlindungi dan jauh lebih sulit bagi orang itu untuk menyebarkan virus ke orang lain. Oleh karena itu transmisi berhenti," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Suntik Vaksin Johnson & Johnson, Waspadai Gejala Langka Ini!

Usai Suntik Vaksin Johnson & Johnson, Waspadai Gejala Langka Ini!

Health | Jum'at, 16 April 2021 | 19:15 WIB

Termasuk Bahan Dasar Vaksin Covid-19, Apa Itu Adenovirus?

Termasuk Bahan Dasar Vaksin Covid-19, Apa Itu Adenovirus?

Health | Jum'at, 16 April 2021 | 18:10 WIB

Begini Kondisi Aburizal Bakrie usai Disuntik Terawan Pakai Vaksin Nusantara

Begini Kondisi Aburizal Bakrie usai Disuntik Terawan Pakai Vaksin Nusantara

News | Jum'at, 16 April 2021 | 17:28 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB