Pria Perlu Waspada, Minum Alkohol Bisa Tingkatkan Risiko Keturunan Cacat

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 21 April 2021 | 14:10 WIB
Pria Perlu Waspada, Minum Alkohol Bisa Tingkatkan Risiko Keturunan Cacat

Suara.com - Bukti studi baru menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi alkohol dari pihak ayah dan kemungkinan cacat lahir pada janin. Hal ini dinyatakan dalam jurnal JAMA Pediatrics yang terbit pada 19 April.

Melansir dari Healthline, penelitian menemukan bahwa pola minum alkohol dari pihak ayah dikaitkan dengan peningkatan risiko kelainan sperma. Kondisi ini yang kemudian dapat menyebabkan cacat seperti penyakit jantung bawaan, kelainan anggota tubuh, dan anomali saluran pencernaan.

Hubungan antara konsumsi alkohol dan cacat lahir telah dipelajari paling dekat pada ibu, tetapi para peneliti baru-baru ini mulai mengamati lebih dekat bagaimana kebiasaan minum ayah memengaruhi bayi.

Studi tersebut menambah bukti baru bahwa konsumsi alkohol dari pihak ayah berpotensi berdampak negatif pada kesehatan bayi.

Penelitian menjelaskan bahwa masih tidak jelas mengapa asupan alkohol dari ayah dapat menyebabkan cacat lahir.

Namun bukti awal menunjukkan alkohol mengubah bentuk, ukuran, dan motilitas sperma serta dapat mengubah DNA yang diturunkan ke anak-anak. Secara keseluruhan, kemungkinan cacat lahir tetap rendah.

"Studi ini menimbulkan penyataan bahwa mungkin kedua pasangan harus sama-sama bertanggung jawab dalam hal kapan mereka berencana untuk memiliki anak," kata Dr. Lubna Pal, ahli endokrinologi reproduksi dan profesor kebidanan, ginekologi, dan layanan reproduksi di Yale Medical School.

Ayah dan Anak. (Shutterstock)
Ayah dan Anak. (Shutterstock)

Pada studi ini, para peneliti merekrut 529.090 pasangan yang berencana hamil dalam waktu 6 bulan. Dari pasangan yang berpartisipasi, 364.939 ayah tidak minum alkohol sebelum pembuahan dan 164.151 konsumsi alkohol secara rutin (sekali seminggu).

Tim peneliti kemudian melacak tingkat cacat lahir yang dilaporkan oleh orang tua di 42 hari setelah bayi lahir.

Secara keseluruhan, 609 cacat lahir total dilaporkan termasuk penyakit jantung bawaan, kelainan anggota tubuh, celah, kelainan saluran pencernaan, gastroskisis, dan cacat tabung saraf.

Di antara para ayah yang mengonsumsi alkohol, terdapat 363 bayi yang lahir cacat. Di antara para ayah yang tidak mengonsumsi alkohol, terdapat 246 bayi lahir cacat.

Tim peneliti menemukan bahwa bayi memiliki peluang 35 persen lebih besar untuk mengalami cacat lahir jika ayah mereka secara teratur minum alkohol seminggu sekali atau lebih dalam 6 bulan menjelang pembuahan.

Selain itu, bayi memiliki peluang 55 persen lebih besar mengalami sumbing jika ayah mereka minum alkohol secara teratur sebelum pembuahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Diet Keto Dapat Membantu Menyembuhkan Pecandu Alkohol, Kok Bisa?

Studi: Diet Keto Dapat Membantu Menyembuhkan Pecandu Alkohol, Kok Bisa?

Health | Rabu, 14 April 2021 | 18:59 WIB

Hati-Hati, Terlalu Mabuk Bisa Menyebabkan Disfungsi Ereksi

Hati-Hati, Terlalu Mabuk Bisa Menyebabkan Disfungsi Ereksi

Health | Minggu, 11 April 2021 | 21:06 WIB

Tiga Hal Besar yang Menurut Pakar dapat Mengurangi Risiko Kanker, Apa Saja?

Tiga Hal Besar yang Menurut Pakar dapat Mengurangi Risiko Kanker, Apa Saja?

Health | Selasa, 02 Maret 2021 | 20:00 WIB

Terkini

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB