Begini Cara Menjaga Kesehatan Mental Lansia

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 18 Mei 2021 | 11:25 WIB
Begini Cara Menjaga Kesehatan Mental Lansia
Rusun khusus lansia di Cibubur, Jakarta, Kamis (3/5).

Suara.com - Selain memastikan fisik yang bugar, kesehatan mental kelompok lanjut usia atau lansia juga penting untuk selalu diperhatikan.

Seiring banyaknya berbagai penyakit yang berisiko diidap lansia, hal tersebut juga sedikit banyak bisa memengaruhi kondisi psikis mereka.

Menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Muhammad Alkaff, penyakit yang diderita lansia bisa berisiko memunculkan masalah gangguan mental.

"Pada lansia, semakin banyak penyakit misalnya diabetes, hipertensi, ada riwayat stroke sebelumnya, akan membuat lansia lebih mudah jatuh atau mendapatkan gangguan mental atau psikologi yang tidak diinginkan," katanya dalam siaran langsung Radio Kesehatan Kemenkes, Selasa (18/5/2021).

Dokter Alkaff menambahkan, bentuk gangguan psikologis yang dialami lansia juga bisa bermacam-macam. Mulai dari iritabilitas seperti mudah tersinggung maupun marah.

Salah satu paling sering terjadi pada lansia juga depresi yang membuatnya jadi lebih sering melamun. 

"Bukan ke arah gila tapi gampang sedih, gampang menangis, gampang terharu, itu juga harus kita waspadai apakah perlu perhatian khusus dari keluarga," ucapnya.

Ada beberapa cara untuk mengenali lansia yang alami gangguan psikologis. Paling terlihat adalah dari perubahan perilaku.

Dokter Alkaff mengingatkan, jika lansia jadi lebih banyak murung, berdiam diri dalam kamar, dan jarang bersosialisasi, anggota keluarga yang lain disarankan untuk mulai curiga. Tanda lainnya adalah adanya gangguan tidur yang dialami lansia.

"Gangguan tidur, kalau siang tidur kalau malam melek tapi bengong, itu juga harus kita perhatikan. Lakukan pendekatan dengan ajak ngobrol," sarannya.

Mengobrol jadi cara paling mudah untuk mengenali juga memahami perasaan lansia. Anggota keluarga juga disarankan untuk mendukung segala aktivitas positif yang menjadi hobi dari para orangtua.

Selain baik untuk kesehatan mentalnya, hal tersebut juga bisa menjadi aktivitas fisik bagi mereka.

"Tentu dengan ngobrol, yang tadinya sedih, ada gangguan depresi, merasa semakin tua gak bisa ngapa-ngapain, jadi bisa tersalurkan. Tentu saja ngobrol itu hal yang penting. Kita akan mencapai apa yang mereka inginkan," kata dokter Alkaff.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lansia Lebih Butuh Suplemen Vitamin daripada Orang Dewasa Muda, Kenapa?

Lansia Lebih Butuh Suplemen Vitamin daripada Orang Dewasa Muda, Kenapa?

Health | Selasa, 18 Mei 2021 | 11:05 WIB

5 Manfaat Meditasi untuk Kesehatan Fisik dan Mental

5 Manfaat Meditasi untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Your Say | Minggu, 16 Mei 2021 | 10:48 WIB

Waspada, Menstruasi dan Masalah Mental Bisa Saling Memengaruhi

Waspada, Menstruasi dan Masalah Mental Bisa Saling Memengaruhi

Health | Sabtu, 15 Mei 2021 | 17:00 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB