Berhasil Ciptakan Vaksin Covid-19, Sekarang Pfizer Bikin Obatnya!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 01 Juni 2021 | 22:00 WIB
Berhasil Ciptakan Vaksin Covid-19, Sekarang Pfizer Bikin Obatnya!
Ilustrasi obat. (Elements Envanto)

Suara.com - Perusahaan pembuat vaksin Covid-19, Pfizer, menguji coba obat pil yang dimaksudkan dapat mengobati infeksi virus corona jenis baru. Meski masih awal, hasilnya dinilai menjanjikan.

Berbeda dengan kebanyakan antivirus yang saat ini digunakan untuk menyembuhkan Covid-19, yakni menargetkan respon peradangan dan kekebalan akibat infeksi, pil Pfizer secara langsung mengincar virus itu sendiri, SARS-CoV-2.

Ketika virus corona sudah memasuki tubuh seseorang, mereka akan bereplikasi atau memperbanyak diri untuk menginfeksi lebih banyak sel. Kunci penting dalam replikasi ini adalah enzim protease mirip 3C (3CLpro).

Jadi, obat ini diciptakan untuk menargetkan 3CLpro, sehingga akan mencegah replikasi virus. Diketahui obat tersebut dapat digunakan pada beberapa jenis varian.

Berdasarkan Medical Xpress, Pfizer/BioNTech menggunakan dua obat untuk uji klinis Covid-19 ini, yakni PF-07304814, suntikan intravena yang digunakan pada pasien Covid-19 parah dan PF-07321332, agen oral, atau pil, yang berpotensi dapat digunakan lebih cepat pada awal infeksi. Keduanya adalah formulasi penghambat 3CLpro.

Ilustrasi pil. [Steve Buissinne/Pixabay]
Ilustrasi pil. [Steve Buissinne/Pixabay]

Ini adalah uji coba tahap pertama, dimulai Maret, merupakan tahap awal obat pembangunan.

Dalam uji coba ini, peneliti memilih sukarelawan sehat dan diberi dosis obat berbeda untuk memastikan keamanannya. Peneliti juga melihat apakah obat menimbulkan respon yang cukup efektif.

Langkah selanjutnya adalah uji coba fase 2 atau 3, untuk melihat apakah obat meningkatkan hasil pada penderita Covid-19. Umumnya, tahap ini memakan waktu bertahun-tahun, tetapi Pfizer mengatakan akan melakukannya dalam hitungan bulan, jika uji coba tahap pertama berhasil.

Selain untuk pengobatan, obat juga dapat digunakan sebagai saraa pencegahan. Antivirus ini harus efektif terhadap semua varian SARS-CoV-2.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dr Raymond Tjandrawinata Kembali ke Tanah Air Kembangkan Obat Berbahan Baku Alam Indonesia

Dr Raymond Tjandrawinata Kembali ke Tanah Air Kembangkan Obat Berbahan Baku Alam Indonesia

Press Release | Selasa, 01 Juni 2021 | 07:54 WIB

Manfaatkan Kekayaan Alam, IDI Dorong Pengembangan Jamu Jadi Obat Tradisional

Manfaatkan Kekayaan Alam, IDI Dorong Pengembangan Jamu Jadi Obat Tradisional

Health | Minggu, 30 Mei 2021 | 20:10 WIB

Permintaan Izin Edar Obat Tradisional dan Herbal Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Permintaan Izin Edar Obat Tradisional dan Herbal Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 30 Mei 2021 | 18:10 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB