Ada Banyak Jenis Susu Di pasaran, Mana Paling Baik Dikonsumsi Saat Pagi Hari?

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 02 Juni 2021 | 16:35 WIB
Ada Banyak Jenis Susu Di pasaran, Mana Paling Baik Dikonsumsi Saat Pagi Hari?
Ilustrasi susu (Pexels/cottonbro)

Suara.com - Saat sarapan, kebanyakan orang mungkin akan mencari makanan yang mudah dan cepat disantap. Beberapa orang juga ada yang punya kebiasaan minum susu setiap pagi. 

Banyaknya jenis dan rasa dari produk susu di pasaran dapat membuat bingung konsumen dalam menentukan pilihan. Tetapi sebenarnya memilih susu bukan hanya soal merek dan rasa, lho. Tapi harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan bahkan juga usia.

"Kita harus intervensi diri dulu. Kalau remaja tentu pertumbuhan tulang masih memungkinkan sampai awal dewasa. Hampir semua susu ada kolagen. Tapi terpenting harus ada mineral, kalsium, fosfor," kata Ketua Umum PERGIZI Pangan Indonesia Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS., dalam webinar peringatan Hari Susu Dunia, Rabu (2/6/2021).

Ilustrasi Susu (Pixabay)
Ilustrasi Susu (Pixabay)

Berbeda lagi susu bagi orang lanjut usia (lansia). Susu bagi lansia bermanfaat untuk proses perbaikan dalam tubuh. Menurut prof. Hardinsyah, orang di atas usai 60 tahun kebanyakan kekurangan zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral. Oleh sebab itu sebaiknya dipilih susu dengan kandungan gizi tersebut.

"Ini yang harus diberikan asupannya untuk memperbaiki daya ingatnya," imbuh prof. Hardinsyah.

Susu khusus ibu hamil dan ibu menyusui kuga tentu berbeda. Demikian pula susu formal khusus balita untuk membantu masa pertumbuhan.

Prof Hardinsyah mengatakan bahwa susu jenis apa pun boleh dikonsumsi selama tidak ada alergi atau gangguan laktor intoleran. Selain itu, memilih susu formula untuk balita sebaiknya diperhatikan label dalam kemasan dan disesuaikan dengan usia anam.

"Ada yang untuk 1 tahun, 2-3 tahun, 4 sampai 5 tahun. Maka Badan POM mensyaratkan harus mencantumkan peruntukan susu pada label. Karenanya kalau mau pilih susu dibaca dulu labelnya. Kalau untuk jumlahnya bisa 1-3 gelas per hari," ucapnya.

Sementara itu, Corporate Affair Director Frisian Flag Indonesia Andrew F Saputra mengatakan, semua jenis dan rasa Frisian Flag bisa dikonsumsi kapan pun, termasuk saat sarapan.

"Kami Frisian flag tahun depan akan ulang tahun yang ke 100. Kami berinovasi dengan berbagai macam format dan rasa. Ada susu bubuk juga susu cair siap minum. Rasanya bermacam-macam. Kita berinovasi dengan rasa yang lebih kekinian juga ada kental manis. Ini semua bisa dikonsumsi pagi hari sesuai dengan kebutuhan anggota keluarga," ucapnya.

Baik dikonsumsi seluruh anggota keluarga dari berbagai usia. Karenanya menurut Andrew, jika status gizi setiap keluarga di Indonesia tercukupi maka bisa meningkatkan kesejahteraan juga. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Klaim Berhasil Kembangkan ASI Buatan Laboratorium Pertama di Dunia

Ilmuwan Klaim Berhasil Kembangkan ASI Buatan Laboratorium Pertama di Dunia

Health | Rabu, 02 Juni 2021 | 11:57 WIB

Hari Susu Sedunia: Sejarah, Tujuan, dan Manfaatnya

Hari Susu Sedunia: Sejarah, Tujuan, dan Manfaatnya

Health | Selasa, 01 Juni 2021 | 11:45 WIB

Hari Susu Sedunia: Tujuan dan Fakta Menarik

Hari Susu Sedunia: Tujuan dan Fakta Menarik

News | Senin, 31 Mei 2021 | 20:42 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB