Waspadai Kasus Cacar Monyet, Ketahui Dua Cara Penularan Penyakit Langka Ini

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 14 Juni 2021 | 10:53 WIB
Waspadai Kasus Cacar Monyet, Ketahui Dua Cara Penularan Penyakit Langka Ini
Monkeypox atau cacar monyet. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus cacar monyet atau monkeypox yang banyak ditemukan di Afrika, telah ditemukan di Inggris. Kasus cacar monyet di Inggris ini pertama kali dilaporkan pada tahun 2018 silam dan pekan ini telah terkonfirmasi 2 kasus baru di Wales.

Seperti yang kita tahu, cacar monyet atau monkeypox adalah penyakit langka yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox. Kasus ini tergolong jarang terjadi dan ditemukan di Inggris, karena risiko penularannya yang cukup rendah.

"Kasus monkeypox yang ditemukan di Inggris merupakan peristiwa langka yang risiko penularan dan penyebarannya di antara masyarakat cukup rendah," kata Konsultan Richard Firth dalam Perlindungan Kesehatan di Kesehatan Masyarakat Wales dikutip dari Express.

Penyakit cacar monyet sendiri ditemukan pertama kali tahun 1958 di laboratorium Denmark, ketika penyakit ini diderita oleh sejumlah monyet yang digunakan sebagai bahan Penelitian.

Secara kasat mata, cacar monyet sendiri mirip dengan cacar air pada manusia, tetapi gejalanya lebih ringan. Kasus cacar monyet yang menginfeksi manusia pertama kali terjadi pada tahun 1970 di Republik Demokratik Kongo.

Ilustrasi cacar monyet. (Shutterstock)
Ilustrasi cacar monyet. (Shutterstock)

Sejak itu, wabah kecil penyakit berulang kali muncul di Afrika tengah dan barat, tapi paling sering di daerah yang dekat hutan hujan tropis. Penyakit ini bisa menular ke manusia melalui hewan liar, seperti hewan pengerat dan primate.

Selain itu, penyakit ini juga bisa ditularkan melalui kontak antara orang ke orang. Karena itu, semua orang perlu memahamai proses penularan cacar monyet sehingga bisa menghindarinya.

Virus cacar monyet ini bisa memasuki tubuh melalui kulit yang rusak, saluran pernapasan, mata, hidung dan mulut. Adapula beberapa cara cacar menular di antara orang-orang.

1. Kontak tak langsung

baca juga

Anda bisa terkena penyakit ini dengan menyentuh barang-barang yang telah terkontaminasi, karena digunakan pasien cacar, seperti pakaian, tempat tidur atau handuk.

2. Kontak langsung

Anda bisa terkena penyakit ini bila menyentuh bintik-bintik cacar monyet secara langsung. Bahkan, Anda juga bisa tertular bila orang dengan ruam cacar monyet batuk atau bersin.

Penyakit ini tidak perlu diwaspadai, karena risiko penularannya cukup rendah. Cacar monyet biasanya dimulai dengan ruam di wajah, kemudian muncul bintik-bintik merah dan menyebar ke seluruh tubuh yang berisi cairan.

Benjolan cacar monyet biasanya muncul disertai gejala seperti demam tinggi, nyeri otot dan kelenjar bengkak bak orang flu. Tapi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menekankan bahwa ketika wabah terjadi, penularan dari manusia ke manusia relatif terbatas.

Penyakit yang disebabkan oleh monkeypox cenderung ringan dan seringkali sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan dalam beberapa minggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Soal Cacar Monyet, Apakah Penyakit Langka Ini Mematikan?

Heboh Soal Cacar Monyet, Apakah Penyakit Langka Ini Mematikan?

Health | Senin, 14 Juni 2021 | 10:19 WIB

Ngeri! Tertular dari Kucing, Perempuan Ini Terinfeksi Cacar Sapi Langka

Ngeri! Tertular dari Kucing, Perempuan Ini Terinfeksi Cacar Sapi Langka

Health | Sabtu, 12 Juni 2021 | 06:10 WIB

Kasus Cacar Monyet Terdeteksi di Inggris, Kenali Gejala dan Pengobatannya

Kasus Cacar Monyet Terdeteksi di Inggris, Kenali Gejala dan Pengobatannya

Health | Jum'at, 11 Juni 2021 | 15:38 WIB

Terkini

Review Drama You Are My Hero, Misi Kemanusiaan dan Perjalanan Asmara

Review Drama You Are My Hero, Misi Kemanusiaan dan Perjalanan Asmara

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar Apresiasi Efektivitas Pemberdayaan PNM di Gresik

Menko Muhaimin Iskandar Apresiasi Efektivitas Pemberdayaan PNM di Gresik

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:58 WIB

Jateng Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Sarif Abdillah Dorong UMKM & Pariwisata Ikut Ketiban Berkah

Jateng Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Sarif Abdillah Dorong UMKM & Pariwisata Ikut Ketiban Berkah

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:50 WIB

Semua Ikan di Langit: Novel Unik yang Mengajak Merenungi Arti Kehidupan

Semua Ikan di Langit: Novel Unik yang Mengajak Merenungi Arti Kehidupan

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Ijazah Makin Tinggi, Kerja Layak Makin Langka: Siapa yang Gagal?

Ijazah Makin Tinggi, Kerja Layak Makin Langka: Siapa yang Gagal?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Viva Face Tonic Spirulina untuk Jenis Kulit Apa? Kenali Fungsinya agar Tak Salah Pilih

Viva Face Tonic Spirulina untuk Jenis Kulit Apa? Kenali Fungsinya agar Tak Salah Pilih

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:25 WIB

Promo Alfamart Terbaru 9 Agustus 2026, Ada Diskon Susu hingga Popok Bayi

Promo Alfamart Terbaru 9 Agustus 2026, Ada Diskon Susu hingga Popok Bayi

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:25 WIB

4 Perbedaan Jam Tangan Seiko 5 dan Seiko Prospex, Bukan Cuma Desainnya

4 Perbedaan Jam Tangan Seiko 5 dan Seiko Prospex, Bukan Cuma Desainnya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar

Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!

Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:11 WIB

×